Terik Pesisir Bagek Kembar yang Kini Menghidupkan Sekolah dan Air Bersih

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 17:06 WIB
Inilah salah satu panel surya yang sudah terpasang dan memberi manfaat bagi warga.
Inilah salah satu panel surya yang sudah terpasang dan memberi manfaat bagi warga.

 

 

LombokPost - Deretan panel surya berdiri kokoh menantang terik matahari di Kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat. Perangkat pemanen energi bersih ini menjadi jantung baru yang menggerakkan kehidupan warga pesisir hingga malam hari.

Inisiatif Pertamina melalui Program Desa Energi Berdikari sukses memperkuat kemandirian energi dan infrastruktur di kawasan pesisir. Dukungan dari PT Pertamina yang sudah terjalin sejak 2017.

"Pemasangan panel surya membuat fasilitas dasar di Bagek Kembar terpenuhi secara mandiri dalam tiga tahun terakhir," kata Ketua Pokdarwis Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Agus Alwi saat ditemui di lokasi.

Sebelum ada penerangan berbasis panel surya, area pesisir terluar Lombok Barat ini kerap gelap gulita karena belum terjangkau jaringan listrik secara stabil. Kini, lampu jalan utama, fasilitas MCK, hingga titik wisata mangrove menyala terang dan aman dikunjungi wisatawan maupun warga lokal.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perluas Literasi Anak NTB lewat Pertakid, 15 Paket Diserahkan

Penggunaan panel surya di Bagek Kembar secara langsung memangkas beban biaya operasional harian pengelola kawasan ekowisata. Efisiensi ini membuat kegiatan patroli menjaga hutan bakau serta layanan kunjungan malam terus berjalan tanpa kendala anggaran.

Tak hanya menerangi kawasan mangrove, pasokan daya dari panel surya juga menggerakkan mesin sumur bor air bersih. Pompa listrik tersebut menyedot air tawar untuk disalurkan langsung ke rumah-rumah nelayan di Lombok Barat.

”Sumur bor bertenaga panel surya ini menjadi solusi krusial bagi warga Bagek Kembar saat menghadapi musim kemarau,” ujar Agus Alwi.

Sebelum hadirnya energi surya dan sumur bor ini, warga pesisir Cendi Manik terbiasa membeli air bersih kemasan atau terpaksa mengonsumsi air payau. Kehadiran panel surya berhasil mengubah pola hidup masyarakat pesisir Bagek Kembar menjadi lebih hemat dan sehat.

Baca Juga: Pertamina Bantu Warga Sade Bangkit Pascakebakaran, Salurkan Kompor hingga Peralatan Rumah Tangga

Limpahan daya dari instalasi panel surya turut menghidupkan ruang kelas di gedung sekolah baru kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar. Anak-anak nelayan kini bisa menikmati fasilitas pendidikan yang layak tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.

”Gedung sekolah ini sekarang diakses sekitar 40 hingga 50 anak pesisir Bagek Kembar untuk belajar setiap hari,” tutur Agus Alwi.

Di dalam kelas yang terang oleh energi panel surya tersebut, para siswa diajarkan pentingnya merawat ekosistem mangrove sejak dini. Kurikulum lokal terbukti efektif menumbuhkan kepedulian lingkungan pada generasi muda pesisir Lombok Barat.

”Kini kami bersosialisasi dan menanamkan kesadaran menjaga hutan mangrove langsung melalui sekolah pesisir ini,” ucap Agus Alwi.

Aksesibilitas kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar kian lengkap dengan jaluran jalan paving block. Wisatawan kini nyaman menyusuri rimbunnya hutan bakau tanpa perlu khawatir melintasi jalur berlumpur.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Akses BBM Nelayan Lombok Utara Tetap Terjaga

Geliat ekonomi warga sekitar Bagek Kembar Lombok Barat pun terdongkrak seiring lengkapnya sarana berbasis panel surya ini. Jasa pemandu wisata, sewa perahu nelayan, dan kedai kuliner lokal tumbuh mekar mendampingi kawasan konservasi.

Keberadaan panel surya di Ekowisata Mangrove Bagek Kembar membuktikan bahwa kawasan bakau bukan sekadar benteng abrasi semata. Sentuhan energi bersih Pertamina lewat program Desa Energi Berdikari sukses mengubah pesisir Lombok Barat menjadi ruang hidup yang mandiri dan berkelanjutan.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Liputan
Bagek Kembar energi terbarukan panel surya pertamina Ekowisata Mangrove