LombokPost--Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 itu memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolda Banten dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Sebelumnya, DPR menerima surat Presiden Prabowo Subianto mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri pada 30 September 2026.
Perjalanan karier Suyudi cukup banyak bersentuhan dengan fungsi reserse.
BNN mencatat, ia mengawali karier di lingkungan Resmob Polda Metro Jaya dan kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan operasional serta kewilayahan.
Baca Juga: Kemenkum NTB Soroti Empat Raperda Sumbawa Barat, Masjid Ramah Anak Jadi Perhatian
Lulusan Akpol 1994, Berpengalaman di Reserse
Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sespimti pada 2018.
Pada awal kariernya, Suyudi pernah menjabat Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan.
Ia juga pernah dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, serta menduduki sejumlah jabatan di bidang reserse lainnya.
Kariernya kemudian berkembang ke sejumlah jabatan pimpinan kewilayahan. Suyudi pernah menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Pengalaman di bidang penyidikan juga membawanya ke Bareskrim Polri. Pada 2020, ia tercatat pernah menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Wadirtipideksus), Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber), serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Pernah Menjadi Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten
Jenjang karier Suyudi berlanjut ke jabatan perwira tinggi. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya.
Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Kapolda Banten. Jabatan tersebut diembannya sejak Juni 2024 sebelum kemudian mendapat penugasan baru pada 2025.
Baca Juga: M. Sa'i, Mantan Pegawai PAM Giri Menang Maju Pilkades Lembar, Usung Semangat Perubahan
Pada Agustus 2025, Suyudi ditugaskan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur organisasi Polri. Setelah itu, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN.
Jadi Kepala BNN dan Menyandang Pangkat Komjen
Suyudi resmi menjabat Kepala BNN pada 25 Agustus 2025. Beberapa pekan kemudian, tepatnya 12 September 2025, pangkatnya dinaikkan dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi.
Penugasan sebagai Kepala BNN membuat pengalaman Suyudi tidak hanya berada di lingkungan kepolisian, tetapi juga dalam penanganan persoalan narkotika melalui lembaga negara tersebut.
Sebelum namanya kembali mencuat dalam bursa Kapolri, Suyudi sempat disebut dalam pemberitaan terkait calon pengganti Listyo Sigit. Saat itu, ia menyatakan fokus menjalankan tugas sebagai Kepala BNN.
Dari Kepala BNN ke Calon Kapolri
Babak baru perjalanan karier Suyudi terjadi pada akhir September 2026. Presiden Prabowo mengirimkan surat kepada DPR yang berisi usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
Komisi III DPR kemudian menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada 1 Oktober 2026.
Dalam proses tersebut, Suyudi menyampaikan pandangannya mengenai pembenahan institusi Polri, termasuk pentingnya merespons kritik publik. Kritik, menurutnya, dapat menjadi peringatan dini bagi institusi untuk melakukan perbaikan.
Setelah proses uji kelayakan, Komisi III DPR menyetujui Suyudi secara aklamasi sebagai calon Kapolri pengganti Listyo Sigit.
Baca Juga: BREAKING: Prabowo Copot Listyo Sigit, Tunjuk Kepala BNN Suyudi Ario Seto Jadi Calon Tunggal Kapolri
Dengan persetujuan tersebut, Suyudi melangkah ke tahap berikutnya dalam proses pergantian Kapolri.
Rekam Jejak di Reserse dan Jabatan Strategis
Jika melihat perjalanan kariernya, pengalaman Suyudi banyak dibentuk dari fungsi reserse dan penyidikan. Ia pernah berada di tingkat polsek, polres, Bareskrim, hingga memimpin kepolisian daerah sebagai Kapolda Banten.
Selain pengalaman di lingkungan Polri, Suyudi juga memiliki pengalaman memimpin lembaga di luar struktur Polri ketika dipercaya menjadi Kepala BNN.
Rangkaian jabatan tersebut menjadi bagian dari rekam perjalanan Suyudi sebelum namanya diusulkan sebagai Kapolri dan mendapat persetujuan Komisi III DPR pada 1 Oktober 2026.
Editor : Kimda FaridaSumber : berbagai sumber