LombokPost-Irjen Victor Alexander Lateka ditunjuk menjadi Wakil Komandan Korps Brimob Polri dalam mutasi sejumlah perwira tinggi Polri. Jenderal bintang dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 itu memiliki pengalaman penugasan di bidang antiterorisme, reserse, hingga intelijen siber.
Victor menggantikan Irjen Reza Arief Dewanto yang ditunjuk Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum mendapat tugas baru di Korps Brimob, Victor pernah bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Ia pernah menjabat Kasatgaswil Kalimantan Barat serta analis kebijakan madya di satuan itu.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut di Badan Intelijen Negara (BIN). Sejak November 2024, Victor dipercaya menjabat Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN.
Baca Juga: Pengamat Sebut PR Terbesar Kapolri Suyudi: Penegakan Hukum Masih Tebang Pilih
Pada 2026, Victor mendapat kenaikan pangkat dari jenderal bintang satu menjadi jenderal bintang dua.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di Polri.
”Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ucap Isir dalam keterangannya, Sabtu (3/10).
Menurut Isir, setiap personel yang mendapat jabatan baru diharapkan dapat melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
”Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” lanjut Isir.
Selain pengalaman di kepolisian dan BIN, Victor juga tercatat sebagai Ketua Umum Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) periode 2026–2030.
PABKI saat ini memiliki perwakilan di 14 provinsi serta delapan kabupaten dan kota di Indonesia. Lebih dari 30 klub berada di bawah organisasi itu dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 orang.
Editor : Akbar SirinawaSumber : jawapos.com