LombokPost - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/10). Dalam kesempatan yang sama, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan posisi yang ditinggalkan Maruli.
Pelantikan kedua perwira tinggi TNI ini menandai terjadinya pertukaran posisi antar-kedua jenderal tersebut. Sebelumnya, Jenderal Tandyo menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, sementara Jenderal Maruli memegang tongkat komando sebagai KSAD.
Proses pergantian ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 105 dan 106 TNI Tahun 2026. Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan bahwa Keppres tersebut mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat di lingkungan strategis TNI.
Baca Juga: TPST Kebon Talo Ditarget Beroperasi Awal 2027, Mohan Yakin Jadi Solusi Darurat Sampah Kota
”Keppres Nomor 105 dan 106 TNI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil panglima TNI merangkap kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil serta pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat,” tutur Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.
Dalam naskah keputusan tersebut, negara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh kedua jenderal selama menjabat posisi sebelumnya. Pemberhentian keduanya dilakukan dengan hormat sesuai dengan prosedur administrasi ketatanegaraan yang berlaku.
”Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya. Memberhentikan dengan hormat Jenderal Tandyo Budi Revita dari jabatannya sebagai wakil panglima TNI dan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dari jabatannya sebagai KSAD,” ujar Wahyu saat membacakan keputusan presiden.
Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026: Motor Penggerak Ekonomi dan Turunkan Angka Kemiskinan NTB
Melalui pelantikan ini, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kini mengemban tugas ganda sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Sementara itu, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di matra Angkatan Darat sebagai KSAD yang baru.
Editor : MarthadiSumber : jawapos.com