LombokPost-Krisdayanti dan Erwin Gutawa disatukan dalam satu panggung di Synchronize Fest hari pertama yang digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam (1/9). Kolaborasi epik antara diva dan komposer ternama tanah air itu berhasil menghanyutkan perasaan puluhan ribu penonton.
Iringan musik Erwin Gutawa orchestra membuat lagu-lagu populer Krisdayanti di era 1990-an akhir terasa lebih megah dan segar. KD tampil mencolok seperti di panggung-panggung sebelumnya. Kali ini, busana ibu empat anak tersebut bernuansa biru blink-blik.
Aksi panggung Krisdayanti dan Erwin dibuka dengan “Pilihlah Aku”. Krisdayanti membawa penonton jejingkrakan di lagu yang kini berusia 19 tahun itu. Setelahnya puas membawakan lagu tersebut, KD mengajak penonton menggalau lewat lagu Yang Ku Mau, Cobalah Untuk Setia.
“Semoga lagu-lagu yang kita mainkan hari ini bisa bikin polusi udara lebih bersih,” sapa Krisdayanti. Sementara I’m Sorry Godbye dan Mencintaimu dibawakan mereka secara medley. Di sela penampilannya, KD melempar empat tas jinjing kepada penonton dari atas panggung. “Buat perempuan nih, lumayan buat les,” ujarnya.
Bukan cuma tas, Krisdayanti juga membagi sepatu hak tinggi yang dikenakannya menjelang akhir penampilan. “Siapa perempuan yang ukuran kakinya 38? Masih bagus banget ini,” kata istri Raul Lemos itu.
Di usianya yang menjelang 50 tahun, Krisdayanti tetap tampil enerjik di keseluruhan penampilannya. Meski lagu yang dibawakan berasal dari album lawasnya, namun penonton yang didominasi kawula muda itu ikut sing a long dari awal hingga akhir pertunjukan. “Nggak pernah sangka lagu-lagu saya (masih dikenal). Mungkin mama kalian yang lebih sering denger ya. Terus kamu dengar jadi suka,” ucapnya.
Sederet tembang populernya yang lain seperti Rembulan, Cinta, Berartinya Dirimu, Ku Tak Sanggup, dan Mahadaya Cinta turut didendangkan. Dia juga mengajak penonton dangdutan dengan lagu Penasaran milik Rhoma Irama. “Nggak nyesel kan bayar tiket untuk nonton konser KD? Selamat merayakan lebaran musik Indonesia! I love u!” ucap KD di akhir konsernya. (shf/ayi/JPG)
Editor : Marthadi