LombokPost-BABYMONSTER, girl group baru besutan YG Entertainment belum lama ini merilis mini album mereka yang berjudul “BABYMONS7ER”.
Hal ini menjadi perjalanan debut lengkap mereka dengan tujuh orang anggota.
Namun belum lama ini juga, mini album perdana mereka ini justru mendapat kritikan pedas dari kritikus musik.
Dilansir dari situs Koreaboo.com, pada 3 April 2024, salah seorang kritikus musik bernama Carmen Chin mengulas album tersebut di situs musik dan budaya Inggris yang terkenal, New Musical Express.
Dia menilai album itu dengan dua bintang dari lima. Namun, dari enam lagu dalam rekaman tersebut, kritikan Chin sebagian besar diarahkan pada judul lagu, “Sheesh,”.
Menurutnya, warna lagu tersebut terlalu mirip dengan BLACKPINK dan 2NE1, dua girl grup YG Entertainment sebelumnya.
Berikut beberapa ulasan dari kritikus musik Carmen Chin:
"Judul lagu proyek dan daya tarik utama 'Sheesh' dimulai dengan cukup baik dengan instrumentasi piano minimalis yang menarik. Saat lagunya mulai bertambah cepat, anehnya semuanya mulai terasa familier, seperti kita pernah berada di sini sebelumnya".
"Kemudian, semua janji 'Sheesh' yang telah ditampilkan akan hilang begitu saja ketika bagian refrainnya tiba – Anda menyadari bahwa YG Entertainment telah melakukannya lagi. Mereka memberikan BABYMONSTER satu lagi lagu mirip BLACKPINK”.
'Sheesh' hampir identik, dari struktur hingga bait rap panggilan dan respons hingga outro yang menarik, hingga banyak lagu hits BLACKPINK dalam beberapa tahun terakhir yang terasa hampir luar biasa".
*Carmen Chin, NME
Untuk lagu-lagu lainnya, Chin lebih banyak memuji mereka. Bahkan menyebut “Like That” sebagai “permata tersembunyi” yang menunjukkan potensi sebenarnya dari para anggota BABYMONSTER.
Keluhan utamanya dari album debut ini adalah YG enggan berhenti mendaur ulang formula lamanya.
"Like That mengambil pengaruh R&B tahun 2000-an dan menjatuhkannya dari taman. Ini adalah bukti bahwa septet ini memiliki potensi untuk menjadi girl grup K-pop hebat berikutnya – jika saja YG Entertainment memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman mereka"
*Carmen Chin, NME
Bagaimana menurutmu? (Geum)
Editor : Akbar Sirinawa