Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Boneka Ambalabu, Lahirnya Brainrot Indonesia Jauh Sebelum “Tung Tung Tung Sahur” Meracuni Feeds Anda

Alfian Yusni • Minggu, 4 Mei 2025 | 20:08 WIB
Tung Tung Tung Sahur dan Boneca Ambalabu. (Istimewa)
Tung Tung Tung Sahur dan Boneca Ambalabu. (Istimewa)

LombokPost - Kalau anda pikir tren brainrot Indonesia baru lahir gara-gara video “Tung Tung Tung Sahur” yang absurd bin nggak masuk akal itu, anda mungkin perlu koreksi sejarah TikTok anda.

Karena ternyata, OG brainrot Indonesia punya nama lain yang lebih kultus: “Boneka Ambalabu.”

Video ini nongol pertama kali di TikTok lewat akun @ofuscabreno, tanggal 2 Februari 2025 jauh sebelum “Tung Tung Tung Sahur” mulai menari-nari di algoritma kita.

Isinya? Seekor katak yang punya badan berupa roda mobil dan kaki manusia.

Kemudian, dibumbui narasi ngalor-ngidul tanpa makna dan audio remix ala meme, pokoknya semua elemen yang bikin anda mikir: “Saya habis nonton apa barusan?”

Fenomena brainrot sendiri adalah bentuk konten yang sengaja dibuat kacau, absurd, dan sering kali tidak  masuk akal.

Photo
Photo

Tapi justru di situlah letak kenikmatannya. Brainrot jadi semacam pelarian digital: makin random, makin enak ditonton.

Dan akun @ofuscabreno ini, tanpa sadar, jadi pionir gaya konten ngaco maksimal yang sekarang lagi rame di linimasa Indonesia.

Memang sih, “Tung Tung Tung Sahur” lebih meledak dan jadi bahan bercandaan satu Indonesia.

Tapi jangan salah: sebelum semua orang ramai-ramai masuk ke dunia absurd TikTok, “Boneka Ambalabu” sudah duluan membuka portal ke dimensi brainrot lokal. Dan itu patut dicatat dalam sejarah aneh internet Indonesia.(***)

 

Editor : Alfian Yusni
#boneka ambalabu #tiktok #internet #brainrot indonesia #brainrot