LombokPost - Aksi protes menggemparkan lokasi syuting film terbaru Gal Gadot di Camden, London. Puluhan aktivis pro-Palestina mendatangi set film "The Runner" yang tengah digarap Amazon MGM Studios.
Tak cuma datang ramai-ramai, mereka juga membawa bendera, memukul drum, dan meneriakkan slogan anti-perang.
Seorang aktivis perempuan bahkan berteriak lantang lewat megafon: "Berhenti mengebom Palestina, berhenti mengebom bayi!" Suasana langsung memanas.
Tak lama setelah para demonstran muncul, Gal Gadot yang dikenal sebagai pendukung keras aksi militer Israel, langsung meninggalkan lokasi. Polisi pun diterjunkan untuk mengamankan situasi.
Menurut laporan Daily Mail, insiden ini memicu perhatian besar. Apalagi, Gal Gadot selama ini dikenal kerap menyuarakan dukungan terbuka terhadap operasi militer Israel di Gaza, termasuk mempromosikan film dokumenter soal serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Film "The Runner" sendiri mulai syuting sejak akhir April. Tapi ini bukan pertama kalinya proyek film yang dibintangi Gal Gadot diterpa kontroversi.
Sebelumnya, dia juga tampil sebagai Ratu Jahat di film "Snow White" yang sempat menuai seruan boikot karena dianggap gagal dan merosot di box office.
Meski begitu, nama Gal Gadot tetap bersinar di industri Hollywood. Belum lama ini, ia bahkan dianugerahi bintang di Hollywood Walk of Fame, sejajar dengan aktor dan aktris papan atas lainnya.(***)
Editor : Alfian Yusni