Pemutaran film pendek yang berlangsung meriah di Megabox COEX, Gangnam, Seoul, pada Sabtu (11/5) waktu setempat tersebut, dihadiri oleh seluruh anggota ENHYPEN serta sutradara Park Min-su.
Film pendek ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah representasi visual mendalam dari konsep album mini keenam ENHYPEN yang sangat dinantikan para penggemar dan penikmat musik K-Pop, yakni album 'DESIRE : UNLEASH'.
Dalam acara tersebut, ketujuh anggota ENHYPEN tampak antusias berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam menggarap proyek unik ini. Jungwon, sang leader, mengenang proses syuting yang ternyata berbeda dari ekspektasinya.
Awalnya, ia membayangkan akan terlibat dalam sebuah film dokumenter dengan arahan yang sangat detail. Namun, kenyataannya, proses syuting dipandu secara intensif oleh seorang instruktur yang sangat membantu mereka dalam mengekspresikan konsep yang diinginkan.
Momen lucu juga terjadi saat Jungwon menanggapi reaksi para penggemar yang hadir dalam pemutaran perdana. Ia berkelakar tentang mengapa para penggemar terus tertawa mendengar dialognya.
Menurutnya, film ini seharusnya tidak bernuansa imut, namun ia mengakui bahwa beberapa adegan mungkin terasa demikian, dan ia menyukai respons positif tersebut.
Hal ini menunjukkan kedekatan ENHYPEN dengan para penggemarnya dan kemampuan mereka untuk menghadirkan konten yang relatable.
Sorotan utama dalam acara ini tentu saja adalah keterkaitan erat antara 'DESIRE Concept Cinema' dengan album comeback mereka, 'DESIRE : UNLEASH'. Heeseung dengan lugas menjelaskan bahwa tema utama film pendek ini adalah "keinginan" (desire, Red).
Ia memuji sutradara Park Min-su yang dinilai berhasil mengeksplorasi konsep tersebut secara visual. Mengingat album terbaru mereka juga mengusung judul yang sama, Heeseung menekankan betapa pentingnya kata kunci "keinginan" dalam keseluruhan proyek comeback ini.
Dirinya berharap para penggemar dapat melihat dan merasakan keterhubungan yang mendalam antara film pendek dan album yang akan dirilis.
Lebih lanjut, Heeseung memberikan petunjuk menarik mengenai simbolisme dalam film pendek tersebut. Ia menyinggung kehadiran sesosok monster dalam cerita.
Menurutnya, monster tersebut bukanlah sekadar makhluk fiksi, melainkan representasi simbolis dari "keinginan" itu sendiri. Ia mengajak para penonton untuk menyaksikan 'DESIRE Concept Cinema' dengan perspektif tersebut, sehingga dapat menangkap makna yang lebih dalam dari narasi yang disajikan.
'DESIRE : UNLEASH' menandai kembalinya ENHYPEN ke kancah musik setelah hiatus selama tujuh bulan. Penantian para ENGENE (sebutan penggemar ENHYPEN) akhirnya akan segera terbayar dengan perilisan album mini keenam mereka pada 5 Juni mendatang.
'DESIRE Concept Cinema' hadir sebagai jembatan yang menghubungkan para penggemar dengan konsep dan tema yang akan diusung dalam album baru ini.
Sebagai langkah awal menuju comeback mereka, ENHYPEN akan merilis versi lengkap 'DESIRE Concept Cinema' tepat pada tengah malam tanggal 12 Mei (KST).
Para penggemar di seluruh dunia tentu sangat antusias untuk menyaksikan karya visual yang menjanjikan ini dan semakin memahami arah musik dan pesan yang ingin disampaikan oleh ENHYPEN melalui album 'DESIRE : UNLEASH'.
Dengan pengungkapan konsep yang kuat melalui film pendek ini, ENHYPEN sekali lagi menunjukkan inovasi dan kreativitas mereka dalam berinteraksi dengan penggemar dan membangun antisipasi untuk karya musik terbaru mereka.
'DESIRE Concept Cinema' bukan hanya sekadar teaser, tetapi sebuah karya seni yang berdiri sendiri dan memiliki keterkaitan yang signifikan dengan identitas artistik ENHYPEN.
Para penggemar pun semakin yakin bahwa comeback ENHYPEN kali ini akan menjadi sebuah era baru yang menarik dan penuh kejutan. Mari kita nantikan bersama perilisan 'DESIRE : UNLEASH' dan terus mendukung perjalanan karir ENHYPEN! (Geumie)
Editor : Siti Aeny Maryam