LombokPost - DC Studios akhirnya merilis trailer perdana film Superman garapan James Gunn, Rabu (14/5). Trailer berdurasi hampir tiga menit itu langsung mencuri perhatian penggemar semesta DC karena memperlihatkan sisi emosional dan dilematis dari sang pahlawan, Clark Kent alias Superman, yang kini diperankan oleh David Corenswet.
Adegan dibuka dengan suasana tenang antara Clark dan Lois Lane (Rachel Brosnahan) di sebuah ruangan saat malam. Clark memberi izin kepada jurnalis Daily Planet itu untuk mewawancarainya sebagai Superman.
“Kau serius? Kau izinkan aku mewawancaraimu sebagai Superman?” tanya Lois sembari menyiapkan catatan.
“Tentu,” jawab Clark singkat namun penuh arti.
Wawancara itu menjadi pengantar menuju konflik utama: eksistensi Superman yang dipertanyakan publik. Aksinya menyelamatkan dunia justru menuai kritik tajam.
Ia disoraki, dilempari, bahkan dianggap ancaman karena turun tangan dalam konflik internasional tanpa mandat resmi dari pemerintah AS.
Namun, Superman membela diri. Ia menyatakan tidak berpihak pada negara manapun, melainkan pada keselamatan umat manusia.
Ketegangan berlanjut dengan kemunculan berbagai musuh, termasuk The Engineer (Maria Gabriela de Faria), yang menyerang The Fortress of Solitude dan menghadapi Krypto the Superdog. Lex Luthor (Nicholas Hoult) juga muncul sebagai dalang dari kekacauan yang dialami Superman.
Deretan karakter penting lain juga diperkenalkan: Mister Terrific (Edi Gathegi), Green Lantern (Nathan Fillion), Metamorpho (Anthony Carrigan), dan Hawkgirl (Isabela Merced).
Momen menyentuh muncul di akhir trailer saat Jonathan dan Martha Kent, orang tua angkat Clark di Bumi, mengingatkan anaknya untuk menemukan jati diri sejatinya.
Film ini menjadi tonggak awal semesta baru DC Universe era James Gunn dan Peter Safran bertajuk Gods and Monsters. Gunn tak hanya menyutradarai, tapi juga menulis skenario sekaligus memproduseri bersama Safran.
Superman dijadwalkan tayang di bioskop pada 11 Juli 2025. Para fans bisa menantikan versi Superman yang lebih manusiawi, penuh dilema, dan tetap heroik. (***)
Editor : Alfian Yusni