LombokPost--Dunia media sosial digemparkan oleh kabar duka tewasnya Valeria Marquez, seorang influencer TikTok asal Meksiko, 13 Mei 2025 lalu.
Ia meninggal dunia setelah ditembak oleh seorang pria tak dikenal saat sedang melakukan siaran langsung (live) di platform tersebut.
Kejadian ini langsung viral dan memicu tanggapan luas dari netizen.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan pihak berwenang, Valeria sedang melakukan live di TikTok ketika seorang pria tiba-tiba mendekatinya dan melepaskan tembakan.
Rekaman kejadian itu tersebar luas di media sosial, memperlihatkan momen menegangkan sebelum layarnya tiba-tiba gelap.
Valeria dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Motif penembakan ini masih dalam penyelidikan polisi, meski beberapa spekulasi menyebutkan adanya konflik pribadi atau kriminalitas terorganisir.
Reaksi Netizen dan Keluarga
Kabar meninggalnya Valeria langsung menjadi trending di Twitter dan TikTok.
Banyak penggemarnya menyampaikan duka cita dengan tagar #JusticiaParaValeria (#KeadilanUntukValeria).
Keluarga Valeria meminta privasi dan mendesak polisi untuk segera mengusut kasus ini.
Mereka juga mengungkapkan kekecewaan atas maraknya kekerasan terhadap konten kreator di Meksiko.
Dampak pada Komunitas TikTok
Kasus ini kembali memicu perdebatan tentang keamanan para influencer, terutama yang sering live streaming dengan interaksi publik.
Banyak kreator meminta platform seperti TikTok meningkatkan sistem keamanan, termasuk verifikasi penonton dan fitur darurat.
Kematian Valeria Marquez menjadi duka mendalam bagi penggemarnya dan komunitas digital.
Pihak berwenang masih menyelidiki kasus ini, sementara netizen terus mendesak agar keadilan ditegakkan. (ksj)
Editor : Kimda Farida