Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

The Dudas Minus One Gagal ke Luar Negeri, Raffi Ahmad Disebut Biang Masalah

Alfian Yusni • Kamis, 5 Juni 2025 | 19:57 WIB
Saking repotnya, The Duda’s Minus One sampai harus menyewa pengawal tambahan tiap kali riding bersama Raffi.  (Foto: instagram)
Saking repotnya, The Duda’s Minus One sampai harus menyewa pengawal tambahan tiap kali riding bersama Raffi. (Foto: instagram)

LombokPost - Keliling dunia bareng Raffi Ahmad dan Gading Marten ternyata tak semudah itu bagi Ariel NOAH dan The Dudas Minus One.

Ariel NOAH buka suara soal impiannya bersama The Dudas Minus One untuk keliling dunia naik motor.

Vokalis NOAH yang bernama lengkap Nazril Irham ini mengaku ingin menyusuri tanah leluhur di Eropa. Tapi sampai hari ini, rencana itu gagal ke luar negeri karena satu alasan utama: biaya.

“Pas mau ke luar negeri, nggak ada sponsornya, nggak ada biayanya,” kata Ariel NOAH dalam podcast Naik Clas yang tayang 30 Mei 2025 lalu.

The Dudas Minus One adalah grup motoran berisi artis-artis seperti Raffi Ahmad dan Gading Marten.

Menurut Ariel, keinginan mereka keliling dunia lewat jalur motor sebenarnya sederhana, tapi yang bikin sulit adalah tingginya biaya produksi.

The Duda’s Minus One gagal ke luar negeri bukan karena ide kurang menarik, tapi karena konten mereka terlalu mahal untuk dijual. (Foto: instagram)
The Duda’s Minus One gagal ke luar negeri bukan karena ide kurang menarik, tapi karena konten mereka terlalu mahal untuk dijual. (Foto: instagram)

“Produksinya mahal euy. Timnya gede, kameranya banyak segala macem,” kata Ariel NOAH.

Dalam podcast yang sama, komedian Soleh Solihun sempat menyindir Ariel. Soleh yang juga tergabung dalam grup motoran Prediksi, menyinggung bahwa mereka sudah dua kali berhasil ke luar negeri.

“Berarti lebih mudah dijual ya? Prediksi udah dua kali loh ke luar negeri,” celetuk Soleh yang disambut tawa Ariel.

 

Soleh lantas menduga Raffi Ahmad sebagai “biang masalah”. Ia menilai Raffi terlalu perfeksionis dan punya standar tinggi dalam membuat konten.

“Kalau Prediksi mah, asal duit sedikit muncul, nggak apa-apa. Kalau Raffi kan standarnya tinggi,” ujar Soleh.

Ariel NOAH pun tak menampik. Ia membenarkan bahwa kehadiran Raffi membuat biaya membengkak.

Bahkan, pengeluaran tim ikut bertambah karena Raffi tak bisa menahan diri untuk unggah aktivitas mereka ke media sosial.

“Yang jadi masalahnya emang Raffi doang sih. Begitu dia posting, share location, selesai udah. Gara-gara dia tuh,” ungkap Ariel NOAH sambil tertawa.

Saking repotnya, The Dudas Minus One sampai harus menyewa pengawal tambahan tiap kali riding bersama Raffi. Tujuannya untuk menjaga kerumunan yang muncul usai Raffi posting.

Sambil bercanda, Ariel menyimpulkan penyebab utama gagal ke luar negeri adalah... Raffi kurang jago bisnis.

“Mungkin cuma satu kesimpulannya, Raffi kurang pinter bisnisnya,” celetuk Ariel yang lagi-lagi disambut gelak tawa.

Ternyata bukan cuma Ariel yang merasa efek dari “gaya besar” Raffi Ahmad. Pengusaha Rudy Salim, bos Prestige Motorcars, pernah mengalami hal serupa saat bikin film bareng Raffi.

Film pertama mereka, The Secret (2018), untung besar: biaya Rp4 miliar, dapat Rp9 miliar. Tapi di 11 film selanjutnya, Rudy mengaku tak tahu ke mana laba perginya. Padahal total biaya produksinya tembus Rp70 miliar.

Kembali ke Ariel NOAH, keinginannya keliling dunia naik motor muncul setelah menjalani tes DNA. Ia menemukan bahwa leluhurnya berasal dari Siprus, dekat Yunani dan Turki.

“Karena gue seneng motoran, gue bilang, ‘Ah, kayak gitu yuk’. Entar Raffi juga suruh tes DNA, dia di mana gitu. Gading juga. Kami jalan-jalan berdasarkan DNA itu,” jelas Ariel NOAH.

Hanya saja, impian itu masih terkendala. The Dudas Minus One gagal ke luar negeri bukan karena ide kurang menarik, tapi karena konten mereka terlalu mahal untuk dijual. (***)

Editor : Alfian Yusni
#raffi ahmad #The Dudas Minus One #Ariel NOAH #luar negeri #dna