Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cuma Tidur 3 Jam Sehari! Rutinitas Dr Zakir Naik Bikin Takjub!

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 8 Juni 2025 | 15:52 WIB
Dr Zakir Naik
Dr Zakir Naik

Tidur Hanya 3 Jam, Ini Rutinitas Ekstrem Dr. Zakir Naik di Malaysia

 

LombokPost - Rutinitas tidur Dr. Zakir Naik hanya 3 jam sehari dan salat tahajud dua jam. 

Tak banyak yang tahu bahwa di balik ceramah-ceramahnya yang penuh energi, Dr. Zakir Naik menjalani gaya hidup yang sangat disiplin. Dalam wawancara dengan Dr. Richard Lee, ia mengungkap bahwa durasi tidurnya sangat minim: hanya sekitar 3 hingga 3,5 jam sehari.

"On average I sleep for about three and a half hours a day.”
(Rata-rata saya hanya tidur sekitar tiga setengah jam per hari.)

 

Dimulai dari Tahajud dan Salat Subuh

Hari-hari Dr. Zakir dimulai dari ibadah malam. Ia mengaku sering hanya tidur sebentar sebelum bangun lagi untuk tahajud selama dua jam.

“I get up for tahajjud. I pray tahajjud for average about two hours. Then with that I pray the fajr salat.”
(Saya bangun untuk salat tahajud selama dua jam, lalu lanjut salat Subuh.)

 

Tidur Utama Dilakukan di Pagi Hari

Menariknya, waktu tidur utama justru dilakukan antara pukul 8 pagi hingga 12.30 siang. Total hanya sekitar 3–3,5 jam.

"Maybe anywhere between 8 and 12.30 I sleep for about three hours. Sometimes three and a half hours.”
(Biasanya antara jam 8 dan 12.30 saya tidur sekitar tiga jam. Kadang tiga setengah jam.)

 

Tidak Disarankan untuk Ditiru

Sebagai mantan dokter medis, Dr. Zakir justru mengimbau orang lain untuk tidak meniru pola tidurnya karena tidak sehat untuk kebanyakan orang.

“This is not good. I don't want other human beings to copy that. I'm a medical doctor.”
(Ini tidak baik. Saya tidak ingin orang lain meniru pola ini.)

 

Ia menegaskan bahwa hanya kurang dari 1% manusia yang secara genetik bisa tetap berfungsi normal dengan tidur di bawah 7 jam.

“There is less than 1% of the human beings who sleep less than seven hours and can function normally.”
(Kurang dari 1% manusia bisa tetap bugar dengan tidur kurang dari tujuh jam.)

Dedikasi, Disiplin, dan Pengorbanan

Rutinitas ekstrem ini mencerminkan dedikasi Dr. Zakir terhadap ibadah, ilmu, dan dakwah. Di tengah jadwal padat, ia tetap konsisten menjalani salat malam dan aktivitas intelektual dengan efisien.

Wawancara ini membuka sisi personal dari Dr. Zakir yang jarang terlihat publik, dan sekaligus menjadi refleksi tentang pengorbanan besar di balik pencapaian spiritual dan sosial.

 

---

Baca Juga: Trailer Perdana Superman James Gunn Dirilis, David Corenswet Dilematis Bela Umat Manusia

Q: Benarkah Dr. Zakir Naik hanya tidur 3 jam sehari?
A: Ya, dalam wawancara dengan Dr. Richard Lee, ia mengungkap hanya tidur 3–3,5 jam per hari.

Q: Apakah pola tidur seperti ini sehat?
A: Tidak untuk kebanyakan orang. Dr. Zakir sendiri tidak menyarankan orang lain meniru pola ini.

Q: Apa yang dilakukan Dr. Zakir saat malam?
A: Ia melaksanakan tahajud sekitar dua jam lalu salat Subuh. Setelah itu sarapan dan baru tidur pagi.

Q: Mengapa ia tetap bugar meski tidur sebentar?
A: Mungkin karena faktor genetik. Ia menyebut hanya 1% orang yang mampu menjalani pola tidur seperti itu tanpa gangguan fungsi.

Q: Di mana wawancara ini dilakukan?
A: Di Malaysia, bersama Dr. Richard Lee, dalam suasana santai dan terbuka.

 

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kurang tidur dan fungsi tubuh #Tidur 3 jam sehari #Gaya hidup Dr Zakir Naik #Genetik tidur singkat #Disiplin tidur minimal #Tahajud Dr Zakir Naik #Rutinitas tidur Dr Zakir #Tidur sehat #Zakir Naik #Wawancara Dr Zakir dan Richard Lee