Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

4 Film Horor Indonesia dengan Alur Cerita Menarik tapi Sepi Peminat, Nomor 2 Karya Sutradara Terkenal Joko Anwar

Geumerie Ayu • Senin, 16 Juni 2025 | 11:00 WIB
Film horor Indonesia dengan alur cerita menarik tapi sepi peminat
Film horor Indonesia dengan alur cerita menarik tapi sepi peminat

LombokPost – Film horor di Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan sinematografi yang semakin bagus dari sebelumnya.

Ada banyak film horor Indonesia yang sukses menarik perhatian banyak orang berkat alur apik, menarik, dan menegangkan, yang digarap oleh tangan dingin sutradara terkenal.

Namun tidak semua film horor Indonesia berhasil menarik perhatian minat banyak orang meski alurnya menarik bahkan disutradarai sutradara ternama.

Ada beberapa film horor Indonesia yang memiliki alur cerita menarik bahkan mendapatkan pujian kritikus namun peminatnya sedikit.

Seringkali film-film horor ini punya cerita yang kuat, eksekusi yang apik, atau pendekatan yang berbeda dari horor mainstream.

Berikut adalah beberapa rekomendasi film horor Indonesia dengan alur cerita yang menarik tapi mungkin tergolong sepi peminat.

1. Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018)

Photo
Photo

Film ini berhasil membangun ketegangan dan kengerian secara perlahan dengan alur cerita yang misterius.

Bercerita tentang sebuah keluarga yang mengalami teror supranatural setelah kematian mendadak sang ayah yang mencurigakan.

Film ini tidak mengandalkan jumpscare murahan, melainkan atmosfer, visual yang menyeramkan, dan penggalian tema santet atau ilmu hitam yang kental dengan nuansa lokal.

Film ini dirilis bersamaan dengan beberapa film horor besar lainnya di tahun yang sama sehingga membuatnya kalah dari segi jumlah penonton.

Meskipun punya kualitas yang baik, promosinya mungkin tidak sekuat yang lain, sehingga kurang menarik perhatian massa yang lebih luas.

Film ini hanya mencatatkan 518.908 penonton selama penayangannya di bioskop.

2. Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) (2019)

Photo
Photo

Film ini disutradarai Joko Anwar yang terkenal dengan karya horornya yang hits dan ditonton banyak orang.

Karya Joko Anwar ini adalah masterpiece horor yang menggabungkan horor supranatural, misteri, dan drama yang kuat.

Alurnya mengikuti seorang perempuan yang kembali ke desa leluhurnya untuk mencari tahu warisan, namun malah terjebak dalam kutukan mengerikan.

Sinematografinya indah namun menyeramkan, ceritanya padat dan penuh twist, dan penggalian mitologi lokalnya sangat mendalam.

Film ini sebenarnya sangat diapresiasi secara kritis dan meraih banyak penghargaan.

Namun, dibandingkan dengan film horor Indonesia yang berfokus pada jumpscare atau hantu populer, "Perempuan Tanah Jahanam" mungkin dianggap lebih sebagai horor yang "berat" atau "seni" yang membutuhkan apresiasi lebih terhadap detail cerita dan atmosfernya, sehingga penontonnya mungkin lebih tersegmentasi.

Film ini berhasil mengumpulkan penonton sebanyak 1.795.068 orang selama penayangannya.

Baca Juga: Sooyoung SNSD Debut Film Hollywood, Perankan Ballerina Sekaligus Pembunuh Bayaran

Meski terbilang tinggi, namun jumlahnya masih sedikit jika dibandingkan dengan film horor Joko Anwar lainnya, seperti Pengabdi Setan (2017) sebanyak 4.206.103 penonton, dan Pengabdi Setan 2: Communion (2022) sebanyak 6.391.982 penonton.

3. Makmum (2019)

Photo
Photo

Film ini berasal dari film pendek yang sangat populer di YouTube dan berhasil diadaptasi dengan baik ke layar lebar.

Alurnya berpusat pada seorang perawat rumah sakit yang sering diganggu oleh sosok hantu saat salat (makmum gaib).

Film ini berhasil menciptakan horor yang dekat dengan keseharian dan memanfaatkan elemen religi dengan cerdas untuk membangun ketegangan yang efektif dan menakutkan, terutama bagi penonton muslim.

Meskipun film pendeknya viral, versi layar lebarnya mungkin tidak sepopuler film-film horor blockbuster lainnya.

Konsep horornya yang spesifik dan berpusat pada fenomena saat salat mungkin tidak menarik bagi semua kalangan penonton horor.

Film ini hanya bisa mengumpulkan 825.000 penonton selama penayangannya.

4. Tumbal the Ritual (2018)

Photo
Photo

Film ini menggunakan pendekatan found footage yang jarang ditemukan di horor Indonesia, dan melakukannya dengan cukup efektif.

Ceritanya mengikuti sekelompok anak muda yang mengalami teror saat membuat film dokumenter di sebuah pabrik gula angker.

Film ini berhasil membangun suasana yang tegang dan seram dengan gaya found footage yang realistis, membuat penonton merasa ikut terjebak dalam kengerian.

Film ini sepi peminatnya lantaran genre found footage tidak selalu disukai oleh semua penonton horor, dan mungkin juga kurang promosi dibandingkan film-film horor Indonesia lainnya yang rilis di tahun yang sama.

Film ini hanya mengumpulkan 36.000 penonton selama penayangannya.

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#sinematografi #sepi peminat #Indonesia #film horor #alur cerita menarik #joko anwar