LombokPost – Film Poor Things merupakan sebuah film yang sukses menarik perhatian banyak penonton dan kritikus berkat premisnya yang unik dan eksekusi yang berani.
Film Poor Things dirilis pada tahun 2024 dan mendapatkan rating 7.8 di IMDb, sebuah angka yang cukup tinggi yang mengindikasikan penerimaan positif.
Lebih jauh lagi, kesuksesan film Poor Things ini diakui secara luas dengan meraih 5 Piala Oscar, sebuah bukti nyata kualitas sinematik yang ditawarkannya.
Film Poor Things ini berpusat pada karakter Bella Baxter, seorang wanita yang secara ajaib dihidupkan kembali oleh seorang ilmuwan eksentrik.
Namun dalam film Poor Things ini ada satu twist yang paling mencolok, yakni Bella dihidupkan dengan otak bayi.
Premis ini menjadi fondasi bagi narasi yang mengeksplorasi perjalanan Bella dalam mempelajari segala aspek kehidupan dari nol.
Mulai dari hal-hal dasar seperti berjalan dan berbicara, hingga pemahaman yang lebih kompleks tentang dunia dan diri sendiri.
Namun film Ini cukup kontroversial dan tidak diperuntukkan semua kalangan dikarenakan film Poor Things secara terang-terangan menampilkan banyak adegan vulgar dan eksplisit, termasuk apa yang disebut bercocok tanam (hubungan seksual) tanpa sensor.
Konten dewasa ini menjadi alasan utama mengapa film ini tidak cocok untuk semua kalangan penonton, dan mungkin membuat sebagian orang merasa tidak nyaman.
Namun terlepas dari kontennya yang kontroversial, film Poor Things diakui memiliki kualitas produksi yang luar biasa.
Visual film Poor Things digambarkan sangat estetik dan indah, bahkan disamakan dengan lukisan hidup.
Desain dunia yang dibangun dalam film Poor Things juga terlihat surealis dan imajinatif, memberikan pengalaman visual yang mendalam.
Penambahan scoring musik yang bernuansa "mimpi" semakin memperkuat atmosfer unik film Poor Things, membuat pengalaman menonton terasa nyata dan imersif.
Pujian khusus diberikan kepada Emma Stone atas perannya sebagai Bella Baxter.
Aktingnya disebut "totalitas" dalam menghidupkan karakter Bella, baik dari gestur, cara berbicara, hingga ekspresi wajahnya yang "fresh".
Perkembangan karakter Bella, dari sosok yang polos hingga menjadi wanita yang kuat dan mandiri, juga disebut sangat menarik dan berhasil diperankan dengan meyakinkan oleh Stone.
Film Poor Things adalah film yang berani, absurd, dan unik.
Meskipun mungkin tidak cocok untuk semua penonton karena konten dewasanya yang eksplisit, kualitas artistik, visual yang memukau, dan akting cemerlang Emma Stone menjadikan film ini sebuah karya sinematik yang patut diperhitungkan.
Film ini menawarkan pengalaman menonton yang mendalam dan provokatif, memicu pemikiran tentang identitas, kebebasan, dan eksplorasi manusia.
Jika Anda adalah penonton yang terbuka terhadap cerita non-konvensional dan konten dewasa, film Poor Things bisa menjadi tontonan yang sangat berharga. (Geumie)
Baca Juga: Drakor S Line, Kisah Tentang Pembunuhan, Misteri, dan Benang Merah Takdir Intim
Editor : Jelo Sangaji