Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Drama Tiongkok Terbaru Sword and Rose Dikecam Karena Diduga Gunakan Foto Masa Kecil Suga BTS secara Ilegal, Penggemar Tuntut Permintaan Maaf

Geumerie Ayu • Rabu, 30 Juli 2025 | 20:45 WIB
Drama tiongkok terbaru sword and rose dikecam karena diduga gunakan foto masa kecil suga bts secara ilegal, penggemar tuntut permintaan maaf
Drama tiongkok terbaru sword and rose dikecam karena diduga gunakan foto masa kecil suga bts secara ilegal, penggemar tuntut permintaan maaf

LombokPost – Penggemar grup global BTS dibuat terkejut sekaligus geram dengan drama Tiongkok terbaru berjudul Sword and Rose yang diperankan aktris cantik Dilraba Dilmurat.

Dalam salah satu cuplikan adegan drama Sword and Rose ini diduga menampilkan foto masa kecil Suga BTS tanpa izin atau ilegal.

Secara spesifik, dalam drama terbaru Sword and Rose, sebuah foto masa kecil Suga BTS digunakan untuk menggambarkan seorang anak hilang dalam salah satu adegan.

Penggunaan foto ini diduga dilakukan tanpa izin dari artis maupun manajemen resminya.

Unggahan di media sosial Tiongkok, terutama di Weibo, dengan cepat menyebarkan berita ini.

Tangkapan layar yang beredar menunjukkan foto masa kecil Suga BTS yang sangat jelas dan mudah dikenali.

Penggunaan gambar sensitif seperti ini, apalagi yang berasal dari figur publik internasional yang sangat terkenal, tidak hanya merupakan pelanggaran privasi serius, tetapi juga dapat dianggap sebagai tindakan mengambil keuntungan secara ilegal dari identitas seseorang.

Namun ternyata, ini bukan pertama kalinya BTS tampil secara tidak resmi dalam drama Tiongkok.

Cuplikan adegan drama tiongkok Sword and rose yang diduga menggunakan foto masa kecil Suga BTS secara ilegal.
Cuplikan adegan drama tiongkok Sword and rose yang diduga menggunakan foto masa kecil Suga BTS secara ilegal.

Penggemar bahkan pernah dibuat heboh ketika di episode 26 serial hit The First Frost, layar ponsel karakter utama menampilkan kontak bernama “V 1 Kang” dengan avatar menyerupai V BTS.

Tak hanya itu, Jungkook juga muncul sebagai kontak bernama “J” di daftar ponsel tokoh utama perempuan.

Seandainya referensi tersebut berhenti pada hal-hal kecil seperti itu, mungkin penggemar akan menganggapnya lucu dan bahkan membantu menyebarkan momen tersebut, yang pada akhirnya bisa mendongkrak popularitas drama.

Namun, sebuah insiden yang jauh lebih serius baru-baru ini mencuat, memicu kemarahan ARMY (penggemar BTS) dan mempertanyakan etika produksi hiburan Tiongkok dalam mengeksploitasi ketenaran artis K-pop.

Foto Masa Kecil SUGA Digunakan Tanpa Izin dalam "Sword and Rose"

Setelah insiden ini tersebar luas, para penggemar di seluruh dunia, khususnya di Twitter (X) dan Weibo, mulai menyerukan tuntutan permintaan maaf resmi dari tim produksi Sword and Rose, platform Tencent Video, serta distributor CCTV TV Series.

Salah satu unggahan yang paling banyak dibagikan berbunyi:

"Foto masa kecil Yoongi digunakan secara ilegal untuk keuntungan dalam drama Tiongkok – Sword and Rose. Saat ini, berbagai unggahan di Weibo melaporkan bahwa foto masa kecil Yoongi dieksploitasi untuk keuntungan oleh drama tertentu. Secara spesifik, fotonya digunakan sebagai gambar anak hilang di dalam drama. Bagi pengguna Weibo, harap segera mengirim permintaan massal: Tuntut permintaan maaf resmi dari tim produksi. Template pesan massal disertai gambar: Mohon tim produksi segera mengeluarkan permintaan maaf dan mengganti gambar yang melanggar dalam drama. Hentikan penyebaran informasi yang menyesatkan.”

Banyak warganet dan penggemar menyebut tindakan ini sebagai sesuatu yang "sangat mengganggu" dan "sangat tidak menghormati privasi" dari pihak pembuat drama Tiongkok.

Insiden ini sekali lagi menjadi pengingat tentang praktik eksploitasi gambar selebritas internasional dalam film atau serial tanpa izin yang sah, terutama dalam industri hiburan sebesar Tiongkok.

 “Kalau tanpa izin, ini sangat mengganggu menurutku.”

“Mereka tidak boleh sembarang pakai foto anak dalam acara mereka tanpa izin.”

Baca Juga: Sadis dan Mencekam! Ini 5 Film Psikopat Korea Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Tonton, Ada yang dari Kisah Nyata

“Ini harus dilaporkan ke BigHit. Seram banget.”

“Ini salah banget. Aku harap mereka ambil tindakan.”

“Bagaimana bisa mereka gunakan foto pribadi tanpa persetujuan? Ini sudah keterlaluan.”

“Ini benar-benar tidak etis. Itu bagian dari kehidupan pribadi, bukan properti drama.”

“Mereka melarang K-pop tapi tetap eksploitasi idola demi atensi? Gak masuk akal.”

“Kami menuntut permintaan maaf resmi dan penghapusan adegan itu secepatnya.”

Baca Juga: 10 Film Indonesia baru Siap Tayang Bulan Agustus 2025 di Bioskop, Didominasi Genre Drama Keluarga dan Romantis

“BigHit harus ambil tindakan hukum. Artis berhak dilindungi dari eksploitasi seperti ini.”

Hingga saat artikel ini dibuat, BigHit Music (agensi BTS) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini.

Namun, para penggemar berharap perusahaan akan segera mengambil tindakan hukum yang sesuai untuk melindungi hak-hak artis mereka.

Sementara itu, masyarakat dan penggemar mendesak platform-platform hiburan Tiongkok agar lebih ketat dalam menyaring konten mereka demi mencegah insiden serupa di masa mendatang. (Geumie)

Editor : Prihadi Zoldic
#dilraba dilmurat #penggemar #Sword and Rose #foto #suga bts #geram #drama tiongkok