Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

IZNA Tuai Kritik Netizen Usai Lypsinc dan Ubah Koreografi Lagu Golden dari KPop Demon Hunters di KCON Los Angeles 2025

Geumerie Ayu • Minggu, 3 Agustus 2025 | 13:02 WIB

Grup K-Pop IZNA
Grup K-Pop IZNA
LombokPost – Penampilan grup idola IZNA di sebuah acara festival KCON Los Angeles (LA) 2025 belum lama ini sukses mencuri perhatian, sekaligus gelombang kritik dari para netizen.

Dalam acara KCON Los Angeles, IZNA membawakan lagu hit Golden, yang dikenal memiliki vokal yang kuat dan koreografi yang energik.

Alih-alih mendapatkan pujian, penampilan IZNA justru memicu perdebatan sengit di media sosial, terutama terkait isu lipsync dan koreografi yang diubah.

Netizen menyampaikan kekecewaan mereka, dengan banyak yang merasa bahwa penampilan IZNA tidak sebanding dengan ekspektasi yang tinggi terhadap lagu Golden.

Salah satu komentar yang paling banyak disetujui berbunyi, "Seharusnya mereka memilih antara meng-cover lagunya dengan benar, atau meng-cover tariannya dengan benar. Ini terlalu berlebihan."

Beberapa netizen secara spesifik menyoroti penggunaan lipsync oleh IZNA yang menurut mereka sangat kentara.

"Agak aneh kalau kita meng-cover lagu tapi lipsync-nya di atas panggung. Sayang sekali, vokal itu penting banget di lagu ini," tulis seorang warganet.

Banyak netizen yang berpendapat bahwa lagu seperti Golden sangat mengandalkan kekuatan vokal, sehingga penampilan live yang tidak dinyanyikan secara langsung dianggap mengurangi esensi dari lagu itu sendiri.

Penampilan IZNA saat membawakan lagu Golden dari KPop Demon Hunters di KCON Los Angeles
Penampilan IZNA saat membawakan lagu Golden dari KPop Demon Hunters di KCON Los Angeles

Selain masalah vokal, koreografi yang ditampilkan IZNA juga menjadi bahan pembicaraan.

Netizen merasa koreografi yang dibawakan tidak familiar dan kurang cocok dengan lagu tersebut.

"Aku penasaran kenapa koreografinya terasa kurang familiar, lalu aku sadar mereka malah mengubahnya," komentar seorang netizen yang merasa bingung.

Koreografi yang diubah ini dinilai oleh sebagian orang tidak berhasil menyamai intensitas dan energi dari versi aslinya, yang pada akhirnya mengurangi kualitas pertunjukan secara keseluruhan.

Namun, di tengah-tengah kritik, ada juga beberapa suara yang membela IZNA.

Mereka berpendapat bahwa meskipun ada kekurangan, penampilan IZNA tersebut tetaplah sebuah usaha keras.

"Menurutku mereka melakukannya dengan baik," kata salah satu netizen.

Pendapat lain juga menyoroti kesulitan dalam menyanyikan lagu sekelas Golden secara langsung sambil melakukan koreografi yang berat.

"Sepertinya tidak ada yang bisa menyanyikan lagu itu dengan sempurna sambil menari. Kamu harus berdiri diam untuk menyanyikan 'Golden'. Kalau kamu mencoba menyanyikannya langsung sambil menari, kamu akan mati. Mau bagaimana lagi," bela seorang penggemar.

Beberapa netizen juga menganggap bahwa IZNA menjadi sasaran kritik yang tidak adil, mengingat banyak grup lain di acara yang sama juga melakukan lipsync saat meng-cover lagu.

Pada akhirnya, penampilan IZNA ini menjadi bukti bahwa ekspektasi publik terhadap grup idola saat membawakan lagu yang sudah ikonik sangatlah tinggi.

Meskipun ada yang memuji kerja keras dan konsep mereka, isu lipsync dan koreografi yang diubah menjadi poin utama yang mengecewakan sebagian besar netizen.

Kejadian ini kembali membuka diskusi tentang pentingnya vokal live dalam sebuah pertunjukan cover, terutama untuk lagu-lagu yang memang menuntut kemampuan vokal yang luar biasa. (Geumie)

Editor : Kimda Farida
#netizen #Golden #koreografi #kpop demon hunters #IZNA #lipsync #kritik