Di balik judulnya yang terkesan “nyeleneh”, film Keluarga Suami Adalah Hama sebenarnya mengajak penonton untuk merenung tentang banyak hal, seperti pentingnya komunikasi sehat dalam pernikahan.
Pesan lainnya, peran keluarga besar yang kadang bisa jadi penopang, tapi juga bisa jadi “beban”
Keberanian pasangan untuk membatasi campur tangan keluarga demi menjaga keharmonisan rumah tangga
Film Keluarga Suami Adalah Hama ini tayang eksklusif di Noice dan telah mencatatkan jumlah penonton mencapai lebih dari 100 juta views sebulan setelah perilisannya.
Dengan judul yang unik, film Keluarga Suami Adalah Hama ini sukses bikin audiens penasaran, lantaran ceritanya jauh lebih “ngena” dari sekadar clickbait.
Film Keluarga Suami Adalah Hama bercerita tentang rumah pasangan suami-istri Damar dan Intan, yang setelah menikah harus tinggal bersama keluarga sang suami, Damar.
Seperti banyak cerita rumah tangga di Indonesia, konflik mulai muncul ketika pasangan ini harus ikut menanggung beban keluarga besar.
Damar, sebagai suami, terjebak di posisi serba salah.
Di satu sisi, ia ingin membahagiakan istrinya, tapi di sisi lain tuntutan keluarganya tidak pernah berhenti.
Situasi makin rumit ketika keluarga suami sering menyalahkan Intan, yang dianggap tidak mampu menyesuaikan diri.
Dari sinilah mimpi pasangan ini perlahan terkubur, hingga nyaris menghancurkan rumah tangga mereka.
Walau dikemas dalam durasi singkat, film ini berhasil memadukan drama rumah tangga dan satir sosial dengan sangat apik.
Penonton dibuat gregetan melihat posisi Intan yang jadi bulan-bulanan keluarga, tapi di sisi lain juga bisa tertawa getir karena ceritanya terasa sangat nyata.
Editor : Siti Aeny Maryam