Majalah TIME menyebut fenomena di drama Bon Appetit Your Majesty ini sebagai "pilihan cerdas" yang berhasil mengubah tokoh historis menjadi pahlawan romantis.
Kunci keberhasilan drama Bon Appetit Your Majesty ini terletak pada kemampuannya menyeimbangkan antara fakta sejarah dan fantasi romantis modern.
Meskipun alur cerita drama Bon Appetit Your Majesty berpusat pada kisah cinta fiksi, drama ini secara halus memasukkan elemen-elemen historis yang gelap.
Seperti penindasan dan kekejaman Yeonsangun, untuk memberikan kedalaman pada cerita.
Fenomena ini menunjukkan tren menarik dalam drama Korea.
Sejarah bukan lagi sekadar narasi yang kaku, melainkan panggung fleksibel untuk eksplorasi cerita.
Bon Appetit Your Majesty mengikuti jejak drama historis sukses lainnya seperti "Dae Jang Geum" dan "Mr. Sunshine", tetapi dengan twist yang paling inovatif, mengubah seorang tiran menjadi objek cinta.
Melalui karakter Raja Yi Heon, yang terinspirasi dari Yeonsangun, drama Bon Appetit Your Majesty ini berhasil menyentuh sisi emosional penonton global.
Kisah cinta yang tragis dan alur cerita yang ditulis dengan baik membuat penonton jatuh cinta, melupakan sejenak latar belakang sejarahnya yang kelam.
Ini adalah bukti bahwa drama Korea terus berinovasi, menemukan cara-cara baru untuk memikat audiens global.
Editor : Siti Aeny Maryam