LombokPost--Film horor terbaru The Conjuring: Last Rites akhirnya tayang sebagai penutup perjalanan keluarga Warren.
Sebagai film keempat sekaligus terakhir, The Conjuring: Last Rites menghadirkan drama keluarga yang kuat, namun banyak penonton menilai horornya tidak sekuat film pendahulunya.
Kisah kali ini mengangkat kasus keluarga Smurl.
Secara sekilas, kasus tersebut mirip dengan keluarga Perron dalam The Conjuring 1.
Dari sisi visual, eksplorasi rumah berhantu memang menyeramkan.
Namun, secara emosional, The Conjuring: Last Rites belum mampu membuat penonton benar-benar peduli dengan keluarga yang diteror.
Elemen baru berupa cermin sebagai medium keluarnya hantu juga belum tergarap maksimal.
Baca Juga: Film Stephen King The Long Walk, Kisah Jalan Kaki Jadi Taruhan Nyawa Tayang September 2025
Padahal, penggunaan cermin bisa menjadi plot device menarik.
Meski demikian, beberapa adegan tetap mencuri perhatian.
Adegan fitting room dengan banyak kaca berhasil menghadirkan sensasi klaustrofobik dan rasa sesak yang membuat penonton tidak nyaman.
Baca Juga: Jaws 50 Tahun: Perayaan Emas Film Klasik Spielberg, Tayang Lagi di Bioskop IMAX
Tokoh Father Gordon kembali hadir, seperti di film-film sebelumnya.
Justru karakter ini menjadi titik empati terbesar penonton.
Sosoknya digambarkan hopeless namun tetap berusaha melawan teror, meski peluangnya kecil.
Kehadiran Annabelle juga masih muncul meski sekadar pelengkap.
Secara keseluruhan, The Conjuring: Last Rites tetap menyuguhkan teror horor khas James Wan Universe.
Baca Juga: 10 Film Horor yang Tayang di Bioskop Selama Bulan September, Penakut Minggir Dulu
Film ini menutup kisah keluarga Warren dengan drama yang kental.
Namun, sebagai penutup saga, film ini dinilai kurang menggigit dan masih menyisakan ruang untuk eksplorasi yang lebih dalam.
Editor : Kimda Farida