Kehadiran Adeline yang terlalu intim dengan kegelapan Ed Gein memicu pertanyaan besar, Apakah dia benar-benar ada, atau hanya khayalan sang monster?
Sutradara Monster: The Ed Gein Story, Ian Brennan mengakui bahwa Adeline memang didasarkan pada penduduk asli Plainfield, Wisconsin. Namun, informasi historis tentangnya sangat minim dan kontradiktif.
"(Yang) kami tahu adalah dia awalnya bercerita tentang bagaimana mereka berpacaran, dan mereka akan menikah," kata Brennan. Lalu dia berkata, 'Tidak, aku mengarang semua itu.'"
Brennan mengungkapkan, tim produksi sengaja menahan diri untuk tidak mengungkap status Adeline di episode terakhir karena khawatir merusak emosi serial, namun Brennan sendiri meyakini bahwa Adeline itu nyata.
Akan tetapi, aktor utama Charlie Hunnam memiliki interpretasi berbeda. "Interpretasi saya, dia sebagian besar adalah fantasi Ed," kata Hunnam.
Ia melihat Adeline sebagai jiwa yang sama yang Ed Gein ciptakan, seseorang yang dapat memahami naluri primal gelapnya.
Terlepas dari statusnya, Adeline berperan penting sebagai katalisator dalam cerita.
Dialah yang memperkenalkan Ed Gein pada fantasi-fantasi kelam, termasuk ketertarikannya pada penjahat perang Nazi yang keji, Ilse Koch, yang dikenal sebagai "Si Jalang dari Buchenwald".
"Dia menyentuh tema sentral acara ini, yaitu, 'Hati-hati dengan apa yang kau lihat dan hati-hati dengan apa yang kau tonton,'" tegas Brennan.
Melalui Adeline, penonton menyaksikan bagaimana Ed Gein terjerumus ke dalam fantasi gelap yang mengubahnya, menjadikannya bukti bahwa imajinasi dan realitas Ed telah berbaur tak terpisahkan.
Editor : Redaksi Lombok Post