Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Namanya Disebut 104 Kali, Dispatch Identifikasi Min Hee Jin Sebagai ‘Dalang’ di Balik Gugatan NewJeans

Geumerie Ayu • Sabtu, 1 November 2025 | 14:46 WIB

Namanya disebut 104 kali, dispatch identifikasi min hee jin sebagai ‘dalang’ di balik gugatan hukum newjeans.
Namanya disebut 104 kali, dispatch identifikasi min hee jin sebagai ‘dalang’ di balik gugatan hukum newjeans.
LombokPost – Usai putusan hukum di Pengadilan Seoul, fokus media kini bergeser ke sosok yang diidentifikasi sebagai tokoh sentral dalam perselisihan antara girl group populer NewJeans dan ADOR, Min Hee Jin.

Menyusul putusan awal yang menolak seluruh tuntutan NewJeans, media Korea Selatan Dispatch merilis analisis mendalam yang mengarahkan sorotan tajam.

Menurut Dispatch, Min Hee Jin yang menjadi dalang atau tokoh kunci di balik hampir setiap langkah yang diambil NewJeans, termasuk upaya pemutusan kontrak.

Analisis Dispatch menyoroti frekuensi nama Min Hee Jin disebutkan dalam dokumen pengadilan sebanyak 104 kali.

Ini menggarisbawahi perannya yang dominan dalam konflik yang telah berlangsung selama setahun terakhir.

"Masalah pelanggaran kontrak—Min Hee Jin. Awal perselisihan publik—Min Hee Jin. Kesalahpahaman seputar 'abaikan dia'—Min Hee Jin. Namanya disebutkan sebanyak 104 kali dalam putusan," tulis Dispatch.

Pengadilan Distrik Pusat Seoul telah menolak kesepuluh tuntutan yang diajukan oleh NewJeans.

Mulai dari klaim kurangnya manajemen, dugaan ILLIT menjiplak, hingga rilis album yang dipaksakan.

Dispatch merangkum temuan-temuan krusial pengadilan yang secara efektif membongkar motif di balik gugatan NewJeans.

Ada empat poin temuan utama yang berimplikasi terhadap Min Hee Jin sebagai berikut: 

Bukan Upaya Perlindungan Artis: Tindakan Min Hee Jin (melibatkan orang tua dan mencari investor) bukanlah upaya untuk melindungi NewJeans dari pelanggaran kontrak, melainkan upaya untuk memisahkan ADOR dari HYBE.

Kontrak Bukan Tentang Min Hee Jin: Kontrak eksklusif NewJeans tidak secara spesifik mewajibkan Min Hee Jin untuk melakukan tugas manajemen secara pribadi.

Semua karyawan ADOR bekerja eksklusif untuk NewJeans, dan fasilitas yang diberikan (Phoning, akomodasi mewah, dll.) adalah bukti manajemen yang signifikan.

"Abaikan Dia" Adalah Rekonstruksi: Klaim perundungan terhadap Hanni (abaikan dia) pertama kali diucapkan oleh Min Hee Jin, bukan berasal dari Hanni sendiri.

Pengadilan menilai ada kemungkinan kuat deskripsi Hanni terdistorsi setelah percakapannya dengan Min Hee Jin.

Tujuan ingin Pengambilalihan Penuh: Pengadilan menyimpulkan bahwa Min Hee Jin memiliki niat untuk mengambil alih ADOR agar menjadi perusahaan independen atau secara pribadi memisahkan NewJeans dari ADOR dan HYBE.

Berdasarkan analisis Dispatch, tampak jelas bahwa Min Hee Jin mempersiapkan kampanye publik, laporan ke lembaga pemerintah, dan tuntutan hukum dengan tujuan akhir memisahkan NewJeans dari HYBE.

Dalam proses ini, ia disebut melibatkan orang tua anggota untuk menciptakan sentimen publik seolah-olah HYBE memperlakukan NewJeans secara tidak adil.

Pengadilan mencatat bahwa tindakan ini dilakukan jauh sebelum adanya audit dari HYBE.

Meskipun putusan pengadilan telah menolak semua gugatan mereka dan mengukuhkan wewenang ADOR atas grup tersebut, NewJeans menyatakan kekalahan ini tidak dapat diterima.

"Mengingat rusaknya kepercayaan sepenuhnya, mustahil untuk melanjutkan aktivitas normal di bawah ADOR. Kami berencana untuk mengajukan banding segera," ujar perwakilan NewJeans.

Sementara itu, ADOR yang kini secara hukum tetap memegang wewenang manajerial mengutarakan harapan yang berbeda.

"Kami sangat berharap putusan hari ini memberi para artis kesempatan untuk merenungkan masalah ini dengan tenang. Kami telah menyelesaikan persiapan untuk perilisan album penuh mereka dan sedang menunggunya," balas ADOR.

Editor : Kimda Farida
#Gugatan #dispatch #NewJeans #dalang #Min Hee Jin