Dalam serangkaian unggahan di Instagram, putra sulung Sir David Beckham dan Victoria Beckham itu menuding orang tuanya telah “menyerang” dirinya dan sang istri, Nicola Peltz Beckham, melalui media. Pernyataan Brooklyn ini dilaporkan BBC.com, Selasa (waktu setempat).
“Saya telah diam selama bertahun-tahun dan berusaha menjaga semuanya tetap pribadi,” tulis Brooklyn kepada lebih dari 16 juta pengikutnya.
“Namun saya tidak punya pilihan lain selain berbicara dan menyampaikan kebenaran.”
Brooklyn secara tegas menyatakan tidak ingin rekonsiliasi dengan keluarganya. Ia menolak anggapan bahwa dirinya dikendalikan pihak lain.
“Saya tidak dikontrol. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri untuk diri saya sendiri,” tulisnya.
Ia menuduh orang tuanya berulang kali menempatkan informasi yang tidak benar di media demi menjaga citra keluarga. Brooklyn juga menyebut istrinya kerap diperlakukan tidak hormat oleh keluarganya, meski mereka telah berusaha menjalin hubungan baik.
BBC.com melaporkan bahwa sebagian besar pernyataan Brooklyn berfokus pada konflik seputar pernikahannya dengan Nicola Peltz, aktris asal Amerika Serikat dan putri pengusaha miliarder Nelson Peltz.
Brooklyn mengklaim ibunya membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola pada saat-saat terakhir, sehingga istrinya harus mencari gaun lain secara mendadak. Tuduhan ini sempat dibantah Nicola sebelumnya, yang mengatakan atelier Victoria Beckham tidak dapat menyelesaikan gaun tepat waktu.
Ia juga menuding ibunya “merebut” momen dansa pertama dalam resepsi pernikahan. Menurut Brooklyn, ibunya justru menunggunya di panggung dan berdansa dengannya, bukan dengan Nicola.
Pasangan ini bahkan memperbarui janji pernikahan mereka pada 2025. Brooklyn mengatakan langkah itu dilakukan untuk menciptakan kenangan baru yang bebas dari kecemasan dan rasa malu.
Tak hanya itu, Brooklyn juga menuduh orang tuanya menekan dan mencoba menyuapnya agar menyerahkan hak atas namanya sendiri menjelang pernikahan. Ia mengklaim penolakannya berdampak pada hubungan keluarga dan urusan finansialnya.
Baca Juga: PLN Tanam 30 Ribu Pohon di Sumbawa, Selamatkan DAS Manni dari Ancaman Banjir
Konflik ini juga dikaitkan dengan ketidakhadiran Brooklyn dan Nicola dalam pesta ulang tahun ke-50 David Beckham. Brooklyn mengaku telah berada di London, namun merasa diabaikan dan hanya ditawari bertemu jika hadir di pesta besar yang dipenuhi kamera.
BBC.com mencatat, pihak David dan Victoria Beckham belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut. Perwakilan keduanya telah dihubungi, namun keluarga Beckham selama ini tidak pernah secara terbuka mengakui adanya konflik.
Dalam unggahannya, Brooklyn juga mengkritik keluarganya yang dinilai lebih mengutamakan promosi publik dan citra merek dibandingkan hubungan keluarga.
“Brand Beckham selalu jadi prioritas. Cinta keluarga diukur dari seberapa sering Anda memposting di media sosial,” tulisnya.
Ia mengaku tumbuh dengan kecemasan berat selama berada di bawah kendali orang tuanya. Namun sejak menjauh dari keluarganya, kecemasan itu justru menghilang.
Sir David Beckham dan Victoria Beckham memiliki empat anak: Brooklyn, Romeo, Cruz, dan Harper Seven. Konflik keluarga ini terus menjadi sorotan publik internasional dan media hiburan global.
Editor : Marthadi