Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Cuma Cokelat dan Bunga, Ternyata Valentine Berawal dari Ritual "Gila" dan Berdarah, Cek Sejarahnya!

Marthadi • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:35 WIB
Buket mawar yang bisa diberikan pada perayaan Hari Valentine. (Istimewa)
Buket mawar yang bisa diberikan pada perayaan Hari Valentine. (Istimewa)
LombokPost
 – Lupakan sejenak buket mawar dan kotak cokelat manis Anda. Siapa sangka, hari kasih sayang yang kita kenal sekarang punya masa lalu yang jauh dari kata romantis—bahkan cenderung brutal dan penuh pesta pora.
 
Dikutip dari laman usatoday.com, sejarah Valentine ternyata berakar dari tradisi Romawi Kuno yang disebut Lupercalia.
 
Jauh sebelum ada kartu ucapan "Be Mine", orang-orang Romawi merayakan pertengahan Februari dengan festival kesuburan yang melibatkan pengorbanan hewan dan pesta mabuk-mabukan.
 
Ritual Lotere Jodoh yang Aneh Dalam festival Lupercalia, para pria dan wanita dipasangkan melalui sistem lotere.
 
 
Pasangan yang terpilih melalui undian ini sering kali berakhir di pelaminan. Barulah pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I melarang tradisi pagan ini dan menggantinya dengan Hari St. Valentine untuk memberi kesan yang lebih "beradab" atau religius.
 
Siapa Sebenarnya St. Valentine? Nama Valentine sendiri merujuk pada martir Katolik yang dieksekusi pada abad ke-5.
 
Menariknya, selain menjadi pelindung bagi orang-orang yang jatuh cinta, St. Valentine juga dikenal sebagai pelindung bagi penderita epilepsi dan peternak lebah.
 
Dari Surat Cinta hingga Bisnis Triliunan Rupiah Tradisi bertukar pesan cinta baru muncul sekitar tahun 1500-an, dan mulai dikomersialkan secara massal di Amerika Serikat pada 1840-an oleh Esther A. Howland yang dijuluki "Ibu Valentine".
 
 
Kini, Valentine telah bertransformasi menjadi mesin uang raksasa. Pada tahun 2026, pengeluaran konsumen untuk Valentine diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni 29,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp450 triliun lebih.
 
Tidak hanya untuk pasangan, masyarakat dunia kini juga mulai jor-joran membelikan hadiah Valentine untuk hewan peliharaan mereka dengan nilai mencapai 2,1 miliar dolar AS.
 
Jadi, apakah Anda masih melihat Valentine sebagai sekadar hari cokelat manis, atau justru teringat akan ritual "gila" masa lalu?
Editor : Marthadi
#sejarah hari valentine #hari kasih sayang #Fakta Unik Valentine #Ritual Lupercalia #asal usul valentine