LombokPost - Raksasa hiburan Korea Selatan, SM Entertainment, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di tanah air.
Melalui kolaborasi strategis dengan Komite UNICEF Korea, agensi yang membawahi grup-grup besar dunia ini resmi menandatangani perjanjian dukungan sosial.
Yang difokuskan untuk pemberdayaan anak-anak perempuan di Indonesia.
Baca Juga: Perusahaan Korsel Jajal Skema Empat Hari Kerja, Per Enam Bulan, Rotasi dengan Lima Hari Kerja
Target 60 Sekolah hingga 2028
Prosesi penandatanganan memorandum kesepahaman (MoU) tersebut dilangsungkan di kantor UNICEF Indonesia pada pekan lalu.
Dalam poin kesepakatannya, SM Entertainment dan UNICEF Korea berkomitmen untuk membangun fasilitas toilet terpisah berdasarkan jenis kelamin di 60 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Hadir di Festival Indonesia 2024 di Korsel, BRI Sediakan Layanan Keuangan bagi Diaspora dan PMI
Proyek ambisius ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2028.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan standar kesehatan.
Juga memberikan rasa aman bagi siswi di lingkungan sekolah, yang seringkali menjadi kendala dalam akses pendidikan yang setara.
Baca Juga: Trump Potensi Jumpa Xi Jinping di Korsel, Korsel juga Berharap Trump Bertemu Kim Jong-Un
Kehadiran Carmen "Hearts2Hearts" Jadi Sorotan
Acara penting ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi kedua belah pihak, yakni CGO SM Entertainment, Choi Jung-min, serta Sekretaris Jenderal Komite UNICEF Korea, Jo Mi-jin.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran dua anggota grup Hearts2Hearts, Jiwoo dan Carmen. Sosok Carmen menjadi magnet tersendiri karena ia merupakan talenta asli Indonesia yang kini berkarier di bawah naungan SM. Kehadirannya seolah mempertegas kedekatan emosional antara manajemen asal Korea Selatan tersebut dengan publik Indonesia.
Melanjutkan Estafet Kebaikan di Asia
Indonesia bukanlah negara pertama yang mendapatkan sentuhan program sosial dari SM Entertainment. Sebelumnya, komitmen serupa telah sukses dijalankan di Vietnam dan Filipina.
Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap anak, terutama anak perempuan, memiliki lingkungan belajar yang mendukung martabat dan kesehatan mereka. Kerja sama dengan UNICEF adalah langkah konkret kami untuk berkontribusi lebih dari sekadar hiburan.
Dengan keterlibatan artis seperti Carmen, diharapkan pesan positif mengenai pentingnya sanitasi dan pemberdayaan perempuan dapat lebih mudah diterima oleh generasi muda di tanah air. Sebuah langkah "berkelas" dari industri K-Pop yang melampaui batas panggung musik.
Editor : Nurcahaya.NJ