LombokPost--Presenter Ruben Onsu akhirnya buka suara setelah beredar video yang menampilkan putri sulungnya, Thalia Putri Onsu, dalam sebuah siaran langsung di media sosial.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ruben menuliskan pernyataan panjang yang menyoroti lingkungan pergaulan sang anak.
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik karena berisi kritik keras yang ditujukan kepada Joe Octavianus.
Dalam unggahannya, Ruben mengaku prihatin melihat anak di bawah umur diberi ruang untuk melakukan siaran langsung dan membaca berbagai komentar yang tidak terkontrol dari publik.
"Saya mengenal anak saya sejak lahir. Karena itu, menurut saya, membiarkan atau memberikan kesempatan kepada anak di bawah umur untuk melakukan live dan membaca komentar yang tidak terkontrol sama saja dengan merusak mata, hati, dan pola pikir mereka," tulis Ruben.
Ayah tiga anak itu mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi sebelum video tersebut beredar. Namun ia menilai respons yang ditunjukkan putrinya tidak muncul begitu saja.
Menurut Ruben, ada kemungkinan pengaruh lingkungan atau sudut pandang tertentu yang telah ditanamkan kepada anaknya hingga memunculkan reaksi tersebut.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Ruben Onsu Ajukan Hak Asuh Anak, Ternyata Bukan Karena Sarwendah
Pernyataan paling menyita perhatian muncul saat Ruben secara langsung menyebut nama Joe Octavianus. Ia mempertanyakan apakah pantas seorang anak berbicara dengan cara tertentu kepada ayah kandungnya.
Ruben juga mengingatkan bahwa anak-anaknya masih memiliki sosok ayah yang hadir dalam kehidupan mereka.
"Jangan sampai terkesan seolah-olah hanya kamu dan istri yang peduli terhadap anak saya, hingga akhirnya pandangan positif anak saya terhadap ayahnya menjadi hilang," tulisnya.
Tak hanya itu, Ruben turut menyinggung sebuah kejadian di Korea yang disebutnya belum pernah ia lupakan. Ia mengaku masih mengingat sikap dan ucapan Joe kepada putrinya pada masa lalu.
Dalam unggahan tersebut, Ruben meminta agar pihak lain tidak lagi mencampuri urusan anak-anaknya. Ia khawatir tindakan tersebut justru dapat merusak hubungan antara dirinya dengan sang buah hati.
"Saya sangat mengenal karakter anak saya. Karena itu, jika menyangkut anak, saya tidak akan diam," tegas Ruben.
Di akhir pernyataannya, Ruben mengaku sengaja menyampaikan respons melalui Instagram agar menjadi jejak digital yang suatu hari dapat dibaca langsung oleh anak-anaknya.
Unggahan tersebut kemudian ditutup dengan pertanyaan yang menjadi sorotan publik.
"Jadi, video ini justru membuat saya mempertanyakan: apakah saat ini anak saya benar-benar berada di lingkungan yang baik dan sehat untuk tumbuh dan berkembang?" tulis Ruben.
Pernyataan itu sontak memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menilai Ruben tengah menunjukkan kekhawatiran seorang ayah terhadap tumbuh kembang anaknya, sementara yang lain berharap persoalan keluarga tersebut dapat diselesaikan secara baik demi kepentingan anak-anak.
Editor : Kimda Farida