LombokPost – Rentetan ujaran kebencian berkepanjangan yang menimpa member IVE, Jang Won Young, diatensi agensinya, Starship Entertainment.
Starship Entertainment menolak berkompromi dengan para pelaku perundungan siber (cyberbullying) dengan resmi mengumumkan perang total dan siap memburu para komentator jahat serta pembuat konten fitnah hingga ke akar-akarnya.
Melalui maklumat resmi yang dirilis di media sosial pada Kamis (18/6), Starship Entertainment mengunggah pengumuman tegas berjudul “Pembaruan Tindakan Hukum Terkait Pelanggaran Hak Artis Kami”.
Baca Juga: Eco Fashion Unik, Produk Mina Tenun Lombok Digandrungi Turis Asing
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa industri hiburan K-Pop kini semakin agresif dalam melindungi kesehatan mental dan hak-hak privasi para artis mereka.
Perjuangan hukum yang ditempuh pihak Jang Won Young tidak main-main.
Starship Entertainment membeberkan bahwa mereka menerapkan strategi berlapis untuk mengungkap identitas asli para pemilik akun anonim yang selama ini bersembunyi di balik layar digital.
Baca Juga: Kang Min Ah Bocorkan Rahasia 'Transfer Emosi' di Drama Korea Love In Sync
Untuk platform lokal atau domestik di Korea Selatan, proses hukum kini sudah berjalan menggunakan surat perintah resmi yang dikeluarkan oleh pengadilan guna membongkar data serta informasi pelanggan para pelaku.
Sementara itu, bagi pelaku yang memanfaatkan platform luar negeri (internasional) yang biasanya sulit ditembus, Starship Entertainment tidak tinggal diam.
Mereka kini tengah menempuh prosedur kerja sama hukum internasional terpadu demi melacak keberadaan para perusak dunia maya tersebut.
Baca Juga: Sektor Pertanian Jadi Pelindung Ekonomi NTB
“Kami terus mengumpulkan bukti postingan dan tindakan yang melanggar hak artis kami. Kami mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk tindakan ilegal, termasuk penghinaan, pencemaran nama baik, penyebaran informasi palsu (hoaks), hingga pelanggaran privasi,” tulis Starship Entertainment.
Salah satu poin paling krusial dalam maklumat kali ini adalah peringatan keras bagi para pelaku yang mencoba kabur setelah jejak digitalnya ketahuan.
Starship menegaskan bahwa segala bentuk manipulasi akun sama sekali tidak akan menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
“Terlepas dari apakah postingan tersebut telah dihapus, akun dinonaktifkan, atau profil diubah menjadi privat (digembok), kami akan tetap menuntut pertanggungjawaban hukum hingga tuntas dan berakhir,” tulis pernyataan tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Lengkap Drama Korea Love In Sync, Ketika Psikolog Populer Bertemu Seleb Mati Rasa
Ketegasan Starship Entertainment ini bukan sekadar gertakan sambal. Rekam jejak mereka mencatat kesuksesan besar saat berhasil menyeret pengelola Sojang—sebuah saluran YouTube perusak dunia maya kontroversial yang kerap memproduksi video fitnah keji terhadap Jang Won Young—ke meja hijau.
Melalui serangkaian jalur perdata dan pidana yang panjang hingga tiga kali persidangan, operator saluran Sojang akhirnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara dengan masa penangguhan selama tiga tahun.
Keberhasilan kasus ini kini menjadi yurisprudensi penting dalam penegakan hukum kasus cyberbullying di Korea Selatan.
Baca Juga: Jang Wonyoung IVE Tulis Lirik Lagu Utama di Mini Album IVE SECRET
Editor : Akbar Sirinawa