Kategori Baru Picu Kontroversi, Keputusan BTS Ungkap Kotak Diskriminasi di Grammy Awards

Ferial Ayu • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 13:13 WIB
BTS. (BIGHIT MUSIC)
BTS. (BIGHIT MUSIC)

LombokPost – Kehadiran kategori baru Best Asian Pop Music Performance di ajang Grammy Awards yang semula digadang-gadang sebagai bentuk inklusivitas, kini justru memicu kontroversi.

Keputusan BTS untuk tidak mengirim karya mereka ke Grammy Awards 2027 membongkar praktik segregasi terselubung di balik penghargaan musik paling bergengsi di dunia tersebut.

Berbagai media internasional seperti Associated Press dan The Guardian menilai kategori anyar tersebut berfungsi tak ubahnya pembatas rasial.

Dengan mewajibkan penggunaan bahasa Asia dalam lagu, Recording Academy dinilai sengaja membatasi ruang gerak musisi non-Barat agar tak bersaing di kategori puncak seperti Record of the Year.

Baca Juga: BTS Absensi Diprediksi Ancam Rating Grammy Awards 2027

Poin kritis ini kian nyata ketika single hit berbahasa Inggris milik BTS berjudul "Swim" yang berhasil menduduki peringkat satu Billboard Hot 100 justru tidak memenuhi syarat masuk ke kategori Pop Asia tersebut.

Merespons ketimpangan struktur tersebut, ketujuh anggota BTS sepakat bulat untuk tidak mengajukan lagu apa pun tahun ini.

Dalam pernyataan resminya, BTS menegaskan pentingnya menilai musik sebagai sebuah karya utuh tanpa kerangka batas kebangsaan maupun bahasa.

Langkah tegas BTS ini menjadi preseden penting bagi pergerakan musisi Asia di kancah global.

Baca Juga: BTS Mundur dari Grammy 2027, Media Asing Sebut Pukulan Telak Bagi Recording Academy

Grup ini membuktikan solidaritasnya untuk menolak segala bentuk pengotakan sistemik demi kesetaraan hakiki di industri musik internasional.

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : hankyung.com
Grammy Awards 2027 media internasional bts diskriminasi kontroversi