Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Uang Pemda di NTB Menipis, Pusat Pangkas Anggaran Rp 3 Triliun

Administrator • Senin, 11 Mei 2020 | 11:39 WIB
Ilustrasi Uang Tunai (Imam Husain/Jawa Pos)
Ilustrasi Uang Tunai (Imam Husain/Jawa Pos)

MATARAM-Penanganan pandemi Covid-19 membuat keuangan daerah kempes. Pemerintah pusat memangkas dana transfer ke NTB hingga Rp 3,04 triliun. Pengurangan terbesar terjadi di Pemprov NTB. Pengurangannya mencapai Rp 1,2 triliun.


”Setelah penyesuaian pagu TKDD wilayah NTB berkurang 18,66 persen,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB Syarwan, kemarin (10/5).


Semula, pagu dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun 2020 ke NTB Rp 16,31 triliun. Setelah penyesuaian untuk penanganan Covid-19 di pemerintah pusat, berkurang menjadi Rp 13,26 triliun.


Pengurangan ini kata Syarwan sesuai Peraturan Menteri Keurangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pengelolaan TKDD 2020 dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. ”Terjadi perubahan besaran alokasi untuk menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional,” jelasnya.


Hingga April lalu, TKDD yang sudah direalisasikan pemda se-NTB mencapai Rp 5,04 triliun atau 38,02 persen. Masih tersisa pagu sekitar Rp 8,2 triliun sampai akhir tahun.


Secara lebih detail, pagu DAK fisik wilayah NTB mengalami penurunan 37,79 persen. Berkurang dari Rp 2 triliun menjadi Rp 1,28 triliun. Realisasi penyaluran DAK Fisik sendiri sampai 30 April baru Rp 46,98 miliar atau 3,68 persen dari pagu. ”Realisasi DAK fisik rendah disebabkan penghentian proses pengadaan barang/jasa akibat Covid-19,” jelasnya.


Hanya DAK fisik bidang Kesehatan dan Pendidikan yang tidak ditunda. Sementara yang lain, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya telah dihentikan.


Sedangkan pagu dana desa mengalami penurunan 0,87 persen menjadi Rp 1,22 triliun. Sebelumnya Rp 1,23 triliun. Sementara untuk realisasi per 30 April baru Rp 450,57 miliar kepada 886 desa. ”Pada pencairan tahap satu, terdapat 85 desa di Kabupaten Bima dan 24 desa di Dompu yang belum merealisasikan dana,” katanya.


Sedangkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi) mencapai Rp 1,04 triliun kepada 32.528 debitur. ”Mengalami kenaikan 13,35 persen dibandingkan periode sebelumnya Rp 918,59 miliar,” ujarnya.


Namun demikian, khusus penyaluran di bulan April hanya Rp 70,22 miliar, turun hingga 70,58 persen dibandingkan April tahun lalu yang mencapai Rp 238,68 miliar.(jpg/r6)


Dana Transfer Daerah di NTB yang Dipangkas


PEMPROV NTB




KOTA MATARAM




LOMBOK BARAT




LOMBOK TENGAH




LOMBOK TIMUR




LOMBOK UTARA




SUMBAWA BARAT




SUMBAWA




DOMPU




BIMA




KOTA BIMA





  Editor : Administrator
#Headline #Mataram #NTB #APBD