“PLTMH ini mulai dibangun pada Oktober 2015 dan kini resmi kita operasikan,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Rudi Purnomoloka, Senin (22/6/2020).
PLTMH ini berada di Desa Buwun Sejati, Narmada, Lombok Barat. PLTMH yang diberi nama Batu Bedil ini memanfaatkan aliran air di Sungai Sesaot untuk menghasilkan listriknya. Sebelum ini, PLN telah mengoperasikan tujuh PLTMH lain di Lombok. Yakni di Cakra, Sesaot, Pengga, Kukusan, Karang Bayan, Narmada, dan Santong. Selain itu, PLN NTB juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Lombok Utara, yaitu di Kokok Putik dan di Segara.
Rudi menjelaskan, di tengah tugas PLN untuk melistriki NTB, menghadirkan energi yang bersih dan ramah lingkungan adalah tantangan tersendiri. PLN memang memiliki komitmen untuk menyediakan sumber energi listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Ada potensi kira kira seratus MW untuk EBT di NTB yang bisa dioptimalkan,” katanya. Untuk hal ini, pihaknya memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat dan juga stakeholder untuk memaksimalkan sumber daya alam tersebut.
Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTB H Muhammad Husni mengapresiasi upaya PLN yang terus meningkatkan kontribusi EBT di dalam pengoperasian pembangkitnya untuk menerangi NTB.
“Ini komitmen yang luar biasa dalam mendukung pencapaian target kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi sebagaimana tertuang dalam RUEN dan RUED Provinsi NTB,” kata Husni.
Dia mengatakan, sesuai UU Energi, target bauran energi untuk EBT secara nasional adalah sebesar 23 persen di tahun 2025. Dan salah satu langkah untuk memenuhi kebijakan pemerintah maupun Provinsi NTB tersebut adalah dengan pengoperasian PLTMH Batu Bedil.
Ke depan kata dia, pihaknya ingin PLN NTB lebih memanfaatkan tenaga listrik dari sumber-sumber energi terbarukan lainnya. Terutama dari pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Hal ini sekaligus untuk mendukung salah satu program unggulan Provinsi NTB yaitu program Zero Waste.
“Kami yakin PLN NTB akan terus memberikan pengabdian terbaik untuk memastikan NTB menjadi Nusa Terang Benderang dan terwujudnya visi dan misi NTB Gemilang 2018-2023,” katanya.
Total hingga Juni 2020, komposisi kapasitas daya EBT untuk NTB sebesar 38 MW atau 11,5 persen dari total daya mampu yang dihasilkan oleh pembangkit. Dari total daya tersebut, sebesar 20,82 MW bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya, dan selebihnya 17,57 MW merupakan pembangkit listrik yang menggunakan aliran air untuk membangkitkan tenaga listrik. (kus/r6)
Editor : Baiq Farida