MATARAM-Jenazah Murni, 40 tahun, Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKW) asal Kota Bima segera dipulangkan. ”Minggu-minggu ini akan diupayakan pulang,” kata Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Mataram Abri Danar Prabawa, pada Lombok Post, Senin (13/7).
Pemerintah Indonesia, kata Abri, tidak mungkin menelantarkan jenazah warganya di luar negeri. Sekali pun ia tercatat sebagai PMI non prosedural, namun negara tetap bertanggunjawab. ”Tidak mungkin tidak diurus pemerintah,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Murni, meninggal di Gleneagles Hospital (GH) Penang, Malaysia. Jenazah wanita itu tertahan di rumah sakit karena biaya perawatannya belum dibayar.
Menurut Abri, jenazah bukan ditahan tapi memang syarat-syarat administrasi harus diselesaikan sebelum jenazah bisa dikirim ke Indonesia. ”Kita menunggu, waktu pemulangan kapan kami belum tahu,” ujarnya.
Ia memastikan, pemerintah melalui BP2MI akan memulangkan jenazah sampai kampung halaman. Sehingga pihak keluarga tidak perlu khawatir terkait biaya pemulangan. ”Proses administrasi juga akan kami urus di sana,” katanya.
Tapi harus dimaklumi, pemulangan tidak bisa secepat yang dibayangkan. Semua urusan harus diselesaikan di sana. Terlebih pandemi covid-19 masih melanda, penerbangan langsung Malaysia-Lombok belum dibuka. ”Kalau tidak ada yang langsung mungkin dikirim ke Jakarta dulu baru ke NTB dengan penerbangan domestik,” jelasnya.
Baginya, hal terpenting saat ini bagaimana pemerintah daerah proaktif mencegah warganya berangkat jadi PMI secara non prosedural. ”Yang begini-begini jangan sampai terjadi lagi. Harus ada tindak lanjut Kota Bima,” harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj Wismaningsih Drajadiah mengatakan, pemulangan akan segera dilakukan. ”Sudah ada bantuan koordinasi dari anggota DPR RI untuk proses pemulangannya,” katanya.
Pemprov juga membantah tidak mengurus warganya di luar negeri. Setelah berkoordinasi dengan semua pihak, saat ini mereka tengah menunggu proses pemulangan. ”Kami akan tetap mengawal untuk memastikan jenazah dipulangkan sampai kampung halaman,” tandasnya. (ili/r5) Editor : Administrator