Kupon tersebut sebagai syarat untuk bisa mengikuti lomba Transportasi Sehat. ”Kita sudah launching lomba ini sebelum operasi Patuh dilaksanakan,” ujarnya.
Lomba itu bertujuan menyadarkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkendara. Kupon itu akan diundi saat Hari Lalu Lintas ke-65, tanggal 22 September mendatang. ”Nanti akan diundi dan hadiahnya ada sepeda motor, sepeda, dan lainnya,” terangnya.
Caka mengatakan, para pengendara cukup antusias mengikuti lomba tersebut. Mereka terdorong untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkendara.”Buktinya, dihari pertama digelar Operasi Patuh Gatarin sebagian besar pengendara maupun penumpang tetap menggunakan masker,” ujarnya.
Syarat untuk mendapatkan kupon tersebut, harus menggunakan masker saat berkendara dan selalu membawa handsanitizer serta juga harus patuh menjaga physical distancing. ”Khusus untuk pengendara roda dua, kita sudah siapkan tanda berhenti di setiap lampu merah. Itu untuk mengantisipasi penumpukan pengendara di lampu merah,” ungkapnya.
Selain fokus mensosialisasikan protokol Covid-19 melalui lomba itu, Satlantas juga melakukan tindakan tegas terhadap pengendara yang melanggar tata tertib lalu lintas.
Di hari pertama Operasi Patuh, Satlantas Polres Sumbawa Barat melakukan kegiatan razia di tiga wilayah. Di depan Mako Polres Sumbawa Barat, kecamatan Jereweh, dan Kampung Bugis Taliwang. ”Di hari pertama jumlah tilang yang kita keluarkan sebanyak 65 lembar tilang. Didominasi dengan pelanggaran tidak menggunakan helm SNI,” ungkapnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat untuk mentaati peraturan lalu lintas. Lengkapi surat-surat kendaraan dan selalu menggunakan helm SNI. ”Mudahan para pengendara sadar dan terbiasa untuk mentaati peraturan lalu lintas,” harapnya. (arl/r2)
Editor : Administrator