Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

290 Tenaga Kesehatan NTB Tertular Korona, Satu Meninggal Dunia

Administrator • Sabtu, 25 Juli 2020 | 20:05 WIB
Ilustrasi Rapid Test (Galih Adi P./JawaPos)
Ilustrasi Rapid Test (Galih Adi P./JawaPos)
MATARAM--Saat ini NTB belum sama sekali aman dari penularan virus. Jumlah kasus terus bertambah, daerah-daerah zona hijau dan kuning setiap waktu bisa berubah. Bahkan hampir semua rumah sakit rujukan hingga rumah sakit darurat Covid-19 penuh, kecuali di Pulau Sumbawa.

Se-NTB ada 19 rumah sakit rujukan dengan kapasitas 367 kamar. Baik rumah sakit umum daerah maupun RS swasta. Selain itu, di Mataram sudah dibuka empat RS darurat khusus Covid-19.

Keempat RS darurat itu adalah Asrama Haji NTB dengan kapasitas 70 kamar, Wisma Nusantara 80 kamar, Wisma Tambora 62 kamar, dan Wisma Seganteng 20 kamar.  ”Semua penuh,” kata Kadikes NTB Hj Nurhandini Ekadewi.

Hingga kemarin, jumlah pasien Covid-19 di NTB mencapai 1.883 orang, dengan perincian 1.175 orang sembuh, 105 meninggal dunia, serta 603 orang masih dirawat. Terdapat tambahan 33 kasus positf baru, 13 tambahan sembuh baru, dan dua  kasus kematian baru.

Informasi yang didapatkan Lombok Post, kemarin, seorang bidan di RS Cahaya Medika atas nama BDI, 29 tahun asal Lombok Tengah meninggal di ruang isolasi RSUD NTB. Namun, Kadis Eka yang dikonfirmasi soal ini belum memberikan keterangan.

Dinas Kesehatan NTB mencatat jumlah tenaga medis yang positif Covid-19 mencapai 290 orang. Sebagian besar atau 54 persen merupakan perawat. Sisanya merupakan dokter, petugas farmasi, OB, hingga sopir yang membatu menangani pasien Covid-19. ”Tapi banyak yang sudah sembuh, tinggal 53 orang yang masih dirawat,” katanya.(ili/r6) Editor : Administrator
#Tenaga Kesehatan #Virus Korona #Headline