Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Berapa Harga dan Kapan Tiket MotoGP Mandalika Mulai Dirilis, Ini kata MGPA

Rury Anjas Andita • Sabtu, 27 November 2021 | 13:00 WIB
DIBINA: Polisi memberikan edukasi kepada pelajar yang diduga terlibat aksi balap liar di jalan baru Tohpati, Cakranegara, Kamis (27/1). (Harli/Lombok Post)
DIBINA: Polisi memberikan edukasi kepada pelajar yang diduga terlibat aksi balap liar di jalan baru Tohpati, Cakranegara, Kamis (27/1). (Harli/Lombok Post)
MATARAM-Rilis harga untuk tiket MotoGP harus dilakukan lebih cepat. Sehingga Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bisa mempersiapkan balapan dengan lebih maksimal.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, untuk kepastian harga dan kapan dirilisnya harga tiket, belum bisa diketahui saat ini. ”Kita belum tahu untuk masalah tiket,” kata Bram, Jumat (26/11).

Saat event World Superbike (WSBK), penjualan tiket baru dilakukan satu bulan sebelum balapan digelar. Setelah pemerintah pusat memberi izin, bahwa WSBK bisa dihadiri penonton dengan kuota 25 ribu orang.

Dengan rentang waktu hanya satu bulan sebelum penyelenggaraan, promosi event WSBK belum bisa dikatakan maksimal. ”Kemarin kan masalahnya, kita baru diberi izin satu bulan sebelum penyelenggaraan,” ujarnya.

Menurut Bram, untuk MotoGP pemesanan tiket idealnya bisa dimulai dari Januari 2022, tepat dua bulan sebelum balapan digelar Maret 2022. Sehingga ada waktu yang cukup untuk persiapan.

Selain tiket, jumlah penonton yang diperbolehkan hadir saat MotoGP 2022 harus dipastikan jauh-jauh hari. Sebab ini juga berkaitan dengan berapa jumlah tiket yang akan dijual penyelenggara.

”Kalau kita sudah diberitahu, diperbolehkan berapa jumlah penontonnya, kita bisa siap-siap,” tutur Bram.

Mengenai penonton MotoGP, Bram ingin sebanyak-banyaknya. Apalagi kelas MotoGP berbeda dengan WSBK. ”Menurut saya, dengan kapasitas kita sekarang, (bisa) lebih ditingkatkan lagi persentase yang diperbolehkan (menonton). Semoga ya,” harap Bram.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Yusron Hadi memiliki pandangan serupa. Menurutnya, tiket MotoGP harus dijual lebih cepat. Tidak seperti saat event WSBK kemarin. ”Paling tidak di Januari itu sudah ada informasinya,” kata Yusron.

Yusron berharap informasi tiket tidak mepet dengan penyelenggaraan MotoGP. Supaya ada gambaran bagi pelaku usaha pariwisata untuk menentukan bundling tiket dengan destinasi di Lombok dan Sumbawa.

”Pelaku usaha juga kan perlu menghitung berapa harga paketnya. Itu yang kita pikirkan juga,” sebut Yusron. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #Sirkuit Mandalika #MGPA #ITDC