Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang MotoGP, 60 Persen Tanaman Hias di Jalur Bypass BIL-Mandalika Hilang

Redaksi • Sabtu, 8 Januari 2022 | 13:00 WIB
TERKENDALA LAHAN: Seorang pengendara melintasi di bypass Lombok Tengah menuju Mataram, kemarin (17/1). Jalan serupa juga akan dibuat untuk menghubungkan LIA-KEK Mandalika. Namun masih terkendala pembebasan lahan.
TERKENDALA LAHAN: Seorang pengendara melintasi di bypass Lombok Tengah menuju Mataram, kemarin (17/1). Jalan serupa juga akan dibuat untuk menghubungkan LIA-KEK Mandalika. Namun masih terkendala pembebasan lahan.
MATARAM-Upaya pemerintah untuk mempercantik bypass BIL-Mandalika terganggu. Karena, 60 persen tanaman hias di bypass sepanjang 17,3 kilometer (Km) itu hilang.

“Tanaman itu diduga dicabut oleh oknum tak bertanggung jawab,” beber Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) NTB Madani Mukaram, kemarin (7/1) .

Dijelaskan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan penanaman ulang. Mulai dari pohon jenis ketapang kencana dan tebebuya yang harganya cukup mahal. Dinas LHK NTB pun mengaku dibuat resah atas tindakan tak patut tersebut. “Hampir 60 persen hilang dari 1.200 pohon yang sudah ditanam,” imbuhnya.

Menurut dia, semua tanaman penghias itu merupakan kerja sama Pemprov NTB melalui Dinas LHK NTB dengan perbankan di Bumi Gora. Atas kehilangan itu, pihaknya membagi perawatan tanaman. Serta meminta Balai Jalan Nasional untuk memantau dan mengawasi.

Terlebih, hari Rabu pekan depan direncanakan Presiden RI Joko Widodo akan berkunjung ke Lombok untuk meninjau kesiapan MotoGP di KEK Mandalika. Artinya, tanaman-tanaman dari bandara menuju KEK harus sudah ditanam kembali.

“Keamanan harus diawasi dengan ketat, presiden mau datang. Semua desa masing-masing kita libatkan dengan harapan warga tidak lagi mengambil dan merusak tanaman bunga di median jalan tersebut,” pungkasnya.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pujut, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Jajaran Polsek Kawasan Mandalika rutin menggelar patroli.

"Untuk malam hari kita mulai pukul 21.00-24.00 Wita," kata Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, terpisah.

Dikatakan, patroli dilakukan secara terbuka. Selebihnya dijalankan secara tertutup hingga pagi hari. Sejauh ini, kondisi kamtibmas wilayah Pujut dan KEK Mandalika aman-aman saja.

Kendati demikian, jika ada yang mengganggu, maka akan berhadapan dengan hukum. Disinggung soal sejumlah bibit pohon yang hilang di bypass BIL-Mandalika, pihaknya belum mendapatkan laporan.

Laporan yang masuk hanya penertiban pagar yang ditanam warga di KEK Mandalika. Kepolisian sebatas mengamankan saja. Yang bertindak pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan ITDC. "Jelang MotoGP, mari kita bersama-sama mendukung kamtibmas," ajaknya. (ewi/dss/r5) Editor : Redaksi Desain Grafis
#MotoGP #Begal Bypass BIL #NTB