Kantor Bea Cukai Mataram akan memastikan area paddock di Sirkuit Mandalika steril saat proses pemeriksaan logistik untuk balapan MotoGP. ”Untuk MotoGP kita sudah mulai antisipasi,” kata Kepala Seksi Perbendaharaan Kantor Bea Cukai Mataram Widaya, pekan lalu.
Untuk diketahui, persoalan unboxing logistik dari salah satu tim di ajang WSBK mendapat perhatian Presiden Joko Widodo dalam rapat evaluasi pekan lalu. Presiden Jokowi tak ingin kejadian tersebut terulang kembali di MotoGP.
Ketika gelaran WSBK, petugas Bea dan Cukai Mataram melakukan pemeriksaan kargo tim balap berdasarkan prosedur dan ketentuan. Munculnya peristiwa unboxing hingga menjadi viral, lebih disebabkan area paddock tidak steril. Masih ada pihak-pihak lain yang tidak berkepentingan mendapat akses untuk masuk.
Karena itu, Kantor Bea dan Cukai Mataram mulai mengantisipasi agar tidak terulang peristiwa tersebut. Sterilisasi area paddock juga membantu tim untuk bekerja dengan fokus dan lebih cepat.
”Dari pemeriksaan kita klir, tidak masalah. Karena itu, insiden yang kemarin kita jadikan pelajaran,” tuturnya.
Widaya mengatakan, persiapan mulai dilakukan dalam waktu dekat. Untuk menghadapi tes pramusim MotoGP pada 11 hingga 13 Februari serta MotoGP series di 18 hingga 20 Maret nanti.
Lebih lanjut, pihaknya juga telah mengusulkan agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, khususnya Sirkuit Pertamina Mandalika, masuk sebagai kawasan pabean. Sehingga seluruh barang masuk dari luar negeri, bisa mendapat pengawasan langsung dari bea cukai.
Usulan tersebut tak lepas dari banyak event internasional yang digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit hingga 10 tahun ke depan. Antara lain, MotoGP, WSBK, Idemitsu Asia Talent Cup (IATC). Serta ada peluang untuk menggelar balapan Formula 1.
”Untuk sekarang, Bea Cukai Mataram memberi kemudahan dengan pemeriksaan dilakukan di Mandalika,” kata Widaya. (dit/r5) Editor : Administrator