Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mantapkan Fasilitas Pendukung MXGP, Bandara di Sumbawa Dapat Atensi Menhub

Redaksi • Senin, 24 Januari 2022 | 12:00 WIB
H Ridwan Syah. (DOK/LOMBOK POST)
H Ridwan Syah. (DOK/LOMBOK POST)
MATARAM-Pemerintah pusat memastikan fasilitas pendukung di Pulau Sumbawa akan dimantapkan. Untuk menyambut balapan Motocroos Grand Prix (MXGP). ”Salah satunya bandara di Kabupaten Sumbawa yang sudah diatensi menhub,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Ridwan Syah.

Pemprov mendorong agar kawasan Teluk Saleh, Moyo, dan Tambora atau dikenal dengan Samota di Pulau Sumbawa menjadi lokasi digelarnya MXGP. Komunikasi telah dilakukan beberapa kali dengan pihak penyelenggara.

Pelaksanaan MXGP di Pulau Sumbawa, diakuinya butuh persiapan besar. Apalagi ini merupakan event internasional, yang gengsinya setara dengan balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Dari pemetaan awal, persoalan utama yang akan dihadapi adalah transportasi dan logistik.

Pembenahan pertama yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan runway Bandara Sultan Kaharuddin III di Kabupaten Sumbawa. Dengan cara mempertebal aspal landasan bandara, menjadi sekitar 7 sentimeter.

Ridwan mengatakan, bandara di Sumbawa saat ini hanya mampu didarati pesawat jenis ATR. Dengan penebalan aspal landasan, diharapkan bisa didarati pesawat besar, yang mengangkut penonton MXGP.

Selain soal ketebalan aspal, panjang runway bandara sebenarnya belum memenuhi syarat agar bisa didarati pesawat bermesin jet. Sehingga muncul opsi untuk memperpanjang landasan pacu pesawat. Dari yang sekarang 1.800 meter menjadi 2.000 meter.

”Untuk yang paling mudah dan cepat dilakukan saat ini adalah mengaspal ulang, menambah ketebalan. Ini sudah disetujui menhub. Kalau perpanjang runway, bisa menyusul,” jelasnya.

Kemudian, untuk pengiriman logistik tim dan pebalap MXGP, akan melalui Pelabuhan Badas. Setelah tiba, kendaraan pengangkut logistik tinggal melanjutkan perjalanan melalui Jalan Lintas Sumbawa menuju lokasi balapan.

”Kita siapkan semuanya. Semoga tidak ada halangan. Yang pasti ini juga tetap menjadi atensi pemerintah pusat,” kata Ridwan.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan, biaya penebalan aspal runway dikeroyok bersama. Dari pemerintah pusat, Pemprov NTB, dan Pemkab Sumbawa. ”Dengan MXGP ini bandara kita benahi, pelabuhan juga. Termasuk dengan fasilitas lain, seperti rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, dr H Lalu Herman Mahaputra, yang menjadi koordinator untuk persiapan MXGP di Samota mengatakan, imbas MXGP akan sangat luar biasa. Bahkan trek yang nanti dibuat, tidak saja akan digunakan untuk event MXGP saja.

”Bisa banyak event lain di sana. Sumbawa kita jadikan sebagai sirkuit untuk balapan off road, di Lombok untuk speed di Mandalika,” katanya. (dit/r5) Editor : Redaksi Desain Grafis
#Sumbawa #MXGP #Motocroos Grand Prix