Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

L’etape Indonesia Bawa Berkah, Rp 5 Miliar Diperkirakan Berputar di Loteng

Rury Anjas Andita • Senin, 21 Februari 2022 | 11:30 WIB
DIELU-ELUKAN WARGA: Warga Loteng melambaikan tangan ke arah pebalap sepeda L’Etape, Minggu (20/2). Mereka tampak antusias menyambut pebalap. (Habibul Adnan/Lombok Post)
DIELU-ELUKAN WARGA: Warga Loteng melambaikan tangan ke arah pebalap sepeda L’Etape, Minggu (20/2). Mereka tampak antusias menyambut pebalap. (Habibul Adnan/Lombok Post)
PRAYA-Ajang balap sepeda L'Etape Indonesia mengundang antuasiasme masyarakat Lombok Tengah. Hampir di sepanjang rute yang dilewati, para pebalap dielu-elukan warga, Minggu (20/2).

Pantuan Lombok Post, di beberapa titik bahkan diadakan acara penyambutan. Seperti siswa sekolah yang menggunakan pakaian adat Sasak. Mereka terlihat memberikan semangat kepada pebalap yang melintas.

Abdurrahman, salah satu warga Lombok Tengah mengaku, dirinya sudah siap menyambut para pebalap itu sejak pagi. “Karena ada kabar lewat di sini, saya bersama warga yang lain sudah menunggu sejak pagi,” kata pria asal Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya itu.

Dia mengaku, masayarakat berbondong-bondong dan berdiri dekat jalan raya untuk menyambut pembalap. Menurutnya, momen seperti itu bisa menjadi hiburan masyarakat. “Merasa bangga saja lihat banyak orang bersepeda,” ujarnya saat ditanya perasaannya.

Terpisah, Bupati Loteng HL Fathul Bari mengatakan, L-Etape menjadi penggerak ekonomi warga. Menurutnya, dengan banyaknya pebalap yang hadir dan mengikuti L’Etape, ekonomi masyarakat akan terdongkrak.

“Ada 1.308 atlet sepeda yang ikut, dan mereka butuh makan dan minum serta akomodasi transportasi. Jadi, ekonomi masyarakat pasti bergerak,” ujarnya.

Di samping menguntungkan pengusaha kecil, dipastikan pendapatan asli daerah (PAD) akan terdongrak. Bupati mengatakan, perputaran uang di Loteng diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. “Sehingga otomatis menambah PAD kita,” imbuhnya.

Balap sepeda L'Etape kemarin bertepatan dengan festival Bau Nyale. Even Direktur L'Etape Indonesia Badarudin mengatakan, balap sepeda L'Etape digelar di 21 negara. Indonesia merupakan race pertama.

“Ada dua kategori jarak yang dilombakan, yakni jarak 124 Kilometer dan 84 kilometer," katanya

Karena pelaksanaanya di tengah pandemi, dia memastikan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Misalnya, panitia maupun peserta yang ikut harus telah divaksin dua kali serta swab antigen. (cr-bib/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Loteng #L'etape Indonesia #PAD