“Jalan ini dilalui oleh wisatawan yang melalui jalur selatan dari Kayangan ke bandara,” kata Camat Keruak Ahmad Subhan pada Lombok Post, Jumat (25/3).
Mantan Camat Sakra itu mengatakan, saat pertama kali mengharapkan penataan eks terminal tersebut, ia membayangkan lokasi tersebut menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP). Di mana ada tugu dan tempat singgah yang membuat lokasi tersebut menjadi bersih dan rapi. Tidak seperti saat ini. Cukup semrawut dengan kehadiran PKL yang tak tertata rapi.
Pada 2019 lalu, Pemkab Lotim merapikan PKL di pasar Keruak. Namun hal itu tak bertahan lama. Sekarang, kondisi sebelum penertiban kembali terlihat.
Kata Subhan, koordinasi terakhir dengan Dishub Lotim, lokasi tersebut memang akan ditangani Pemkab Lotim. “Kami berharap tempat itu bisa menjadi shelter. Apalagi Keruak menjadi kawasan destinasi super perioritas,” tuturnya.
Lebih jauh, Subhan menerangkan, lokasi tersebut semestinya bisa menjadi tempat pemberhentian yang dibuat dengan baik. Mengenai hal tersebut, Pemkab Lotim sendiri sudah merencanakannya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita