Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembangunan Sirkuit Motocross Samota Ditargetkan Rampung Empat Pekan

Rury Anjas Andita • Selasa, 19 April 2022 | 10:00 WIB
SEGERA DI JUNI: Pembalap-pembalap elite dunia untuk motocross bakal berlaga di ajang MXGP Samota pada Juni nanti. (Laman MXGP)
SEGERA DI JUNI: Pembalap-pembalap elite dunia untuk motocross bakal berlaga di ajang MXGP Samota pada Juni nanti. (Laman MXGP)
MATARAM-Pembangunan sirkuit motocross di Samota dikebut. Pengerjaannya ditargetkan bisa rampung dalam empat pekan. "Sesuai rencana seperti itu. Kan tidak serumit seperti sirkuit MotoGP," kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Target rampung empat minggu ini tidak hanya berlaku untuk lintasan motocross. Tapi juga paddock bagi tim balap yang berpartisipasi di ajang Motocross Grand Prix (MXGP).

Berdasarkan timeline persiapan MXGP, agenda penyiapan venue dimulai pada minggu kedua April hingga minggu kedua Juni. Untuk tahap awal, Pemkab Sumbawa diketahui telah melakukan pembersihan lahan seluas 20 hektare, yang sebelumnya ditanami jagung.

Secara lebih rinci, pengerjaan sirkuit diawali dengan pembuatan sumur bor. Kemudian dilanjutkan dengan penerangan area trek, berupa pengerjaan tower dan lampunya. Area officer, paddock, pit lane, medical center, hingga area pembersihan. Pengerjaan ini akan dimulai dari awal hingga akhir Mei.

Untuk pengerjaan trek lintasan dan sekitarnya, berupa 40 grid pada start area dan ramp start. Kemudian paddock area akan berupa tenda rhoders dengan alas karpet. Satu paddock berukuran 6x4 meter persegi.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Yusron Hadi mengatakan, penonton MXGP akan difokuskan untuk masyarakat di Kabupaten Sumbawa maupun empat kabupaten/kota lainnya yang berada di Pulau Sumbawa. "Fokus pada penonton lokal. Ada sekitar 5 persen atau 2.500 orang itu untuk penonton di luar Pulau Sumbawa," kata Yusron.

Secara rinci, 50 ribu kuota penonton tersebut akan diberikan untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa, dengan jumlah 40 ribu orang. Kemudian 7.500 orang sebagai kuota di empat kabupaten/kota lain di Pulau Sumbawa. Dan sisanya, 2.500 orang diberikan kepada penonton dari luar Pulau Sumbawa.

Dengan ketentuan tersebut, beban akomodasi untuk penonton MXGP bisa lebih ringan. Asumsinya, dengan 10 ribu penonton dari luar Kabupaten Sumbawa, yang akan datang menyaksikan MXGP di Samota, hanya membutuhkan kamar sebanyak 5.000 unit saja.

"Potensi kamar dan camping ground kita sejauh ini kan bisa sampai 12 ribu. Kalau di angka 5 ribu kamar, itu kurang dari setengahnya," sebut Yusron. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Samota #Sirkuit #Sumbawa #MXGP