Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mau Jualan di Event MXGP Samota, Ini Harga Sewa Lapaknya

Rury Anjas Andita • Rabu, 18 Mei 2022 | 14:30 WIB
H Ahmad Masyhuri. (DIDIT/LOMBOK POST)
H Ahmad Masyhuri. (DIDIT/LOMBOK POST)
MATARAM-Sebanyak 200 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lokal bakal mengisi slot di Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, Sumbawa. ”Kita siapkan 200 tenda. Berapa yang muat satu tenda, itu diserahkan ke pihak ketiga,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) NTB Ahmad Masyhuri.

Ratusan UKM tersebut akan menempati lapak-lapak yang disediakan di arena MXGP. Dengan komposisi 80 persen UKM makanan atau kuliner dan 20 persen menjual suvenir maupun pakaian.

Masyhuri menerangkan, sejauh ini hanya UKM lokal yang bakal terlibat di MXGP. Slot terbanyak diberikan untuk UKM dari Kabupaten Sumbawa. Setelah itu, UKM dari Kabupaten Sumbawa Barat; Dompu; Bima; dan Kota Bima di Pulau Sumbawa. Terakhir adalah UKM yang berasal dari Pulau Lombok.

Pemprov ingin memaksimalkan ajang MXGP di Samota. Event internasional ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Pulau Sumbawa, yang menjadi tuan rumahnya. ”Untuk UMKM dari Pulau Lombok itu 15 persen, tidak banyak,” sebut Masyhuri.

Seluruh UKM nantinya berjualan di areal sirkuit. Hanya saja, Masyhuri belum bisa memastikan lokasi tempat UKM. Sebab masih menunggu finalisasi dari panitia dan launching MXGP di Jakarta.

”Nanti kan ada rencana di camping ground juga. Tapi kita mau pastikan juga camping ground itu,” ujarnya.

Disinggung soal harga sewa yang bakal dikeluarkan UKM, Masyhuri memastikan nilainya jauh di bawah event MotoGP. Harga sewanya diperkirakan di kisaran Rp 5 juta untuk pelaku UKM di MXGP. ”Kalau MotoGP bisa Rp 60 juta. Di MXGP sekitar Rp 5 juta,” ungkap Masyhuri.

Masyhuri optimis sektor usaha swasta skala kecil dan menengah bisa terus tumbuh di MXGP. Seiring dengan semakin banyaknya event internasional maupun nasional yang digelar di Pulau Lombok maupun Sumbawa.

”Tidak boleh kita pesimis. Harus optimis,” tegas mantan Karo Kesra Setda NTB ini.

Sementara itu, Ketua Harian Persiapan MXGP dr Lalu Herman Mahaputra menyebut potensi penonton yang hadir nanti sebanyak 50 ribu hingga 100 ribu orang. ”Nanti kita yang tentukan dengan melihat status PPKM juga kan,” kata Jack, sapaan karibnya.

Kemudian soal tiket, Jack mengatakan, akan ada pembahasan khusus untuk penjualan maupun harganya. Yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelah rampung, tiket bisa langsung dijual untuk penonton MXGP.

Mengenai harganya, satu tiket rencananya dibanderol Rp 100 ribu. Selain itu, penyelenggara diminta melibatkan pihak ketiga yang profesional untuk penjualan tiket. Dengan harapan, pihak ketiga ini tidak sekadar menjual tiket saja. Tapi juga harus mampu mempromosikan event MXGP serta pariwisata di Pulau Sumbawa.

”Bukan cuma jual tiket begitu saja. Tapi harus bisa juga dengan promosi pariwisata,” tandas Jack. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#UMKM #Samota #Lapak #MXGP