Kegiatan ini diselenggarakan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram di Hotel Aston Inn, selama dua hari (22-23/6). Acara juga dirangkai dengai pemberian bimbingan teknis kepada para peserta di hari pertama.
“Pesertanya tidak hanya luring tapi juga daring dengan harapan acara dua hari ini bisa menambah wawasan anak-anak muda di daerah terkait keamanan kosmetik,” kata kepala Balai Besar POM Mataram I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.
I Gusti Ayu menyebut, program Badan POM Goes to School dan Goes to Campus dalam bentuk pemilihan duta kosmetik merupaya upaya pemberdayaan generasi muda sebagai spokesperson dalam mewujudkan manusia unggul agar bisa menjadi influencer di komunitasnya. Diharapkan mereka bisa bijak dalam menyaring berita hoaks khususnya mengenai kosmetika aman.
“Kegiatan ini sudah dilakukan tahun lalu di Bengkulu dan Semarang dan tahun ini secara nasional dilakukan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pemberdayaan generasi muda di era Revolusi Industri 4.0 sangat strategis terkait dalam mempercepat perluasan informasi. Mengingat indeks kesadaran masyarakat NTB terkait kemananan obat dan makanan juga perlu ditingkatkan.
Program Badan Pom Goes to School dan Goes to Campus merupakan sarana dalam mendapatkan pembekalan tentang kosmetika yang aman. Program ini juga merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman antara Badan POM dengan Kementerian Pendidikan pada tahun 2021.
“Generasi muda yang mengikuti pembekalan hari ini (kemarin, Red) selanjutnya akan terus dimaintenance agar aktif mendukung program-program kami,” paparnya.
I Gusti Ayu mengatakan, dari 32 peserta tersebut akan dipilih 3 orang untuk mewakili NTB untuk ditingkatkan lagi pengetahuannya di jenjang nasional di Jakarta dalam waktu dekat. Aspek-aspek yang akan dinilai mencakup pengetahuan, keahlian komunikasi dan pengalaman sebagai role model di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU perpanjangan kerja sama antara BBPOM Mataram dengan TP PKK NTB dan Universitas Nahdlatul Wathan dan Universitas Muhammadiyah Mataram.
Ketua TP PKK NTB Hj Niken Saptarini Widyawati mengapresiasi upaya Balai Besar POM Mataram yang selama ini aktif mengkampanyekan keamanan produk obat dan makanan.
“BBPOM selalu memberikan informasi ke masyarakat mana produk yang aman untuk digunakan dan dikonsumi,” sebut Niken saat membuka acara.
Menerapkan pola hidup yang sehat menurutnya sudah seharusnya dilakukan. Masyarakat juga diharapkan bisa memilih makanan dan produk kosmetika yang aman.
Upaya Balai Besar POM yang mengajak kaum milenial untuk menjadi duta penyebaran informasi dalam hal ini kosmetika yang aman patut didukung semua pihak. Para peserta di pemilihan duta kosmetik aman ini merupakan mereka yang memiliki jumlah pengikut yang banyak di media sosial masing-masing.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk berkontribusi di masyarakat,” pesannya kepada para peserta.
Setelah melewati proses penjurian, terpilih tiga orang pemenang. Kategori Terbaik I diraih Ainul Mardiati dar Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram. Terbaik II diraih Ida Ayu Nugraha Trisna Noviani Ananda Putri dari S-1 Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram. Terbaik III diraih Hana Novita Fitri dari MAN 2 Mataram. (rizal/adv)
Editor : Baiq Farida