Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pabrik MRMP Beroperasi Tahun Depan, Hasilkan Beras Kualitas Ekspor

Administrator • Kamis, 29 September 2022 | 07:35 WIB
JAGA KUALITAS BERAS: Terlihat dua orang pekerja sedang berada di salah satu lokasi R to R milik Perum Bulog di Kabupaten Lombok Timur, beberapa waktu lalu.
JAGA KUALITAS BERAS: Terlihat dua orang pekerja sedang berada di salah satu lokasi R to R milik Perum Bulog di Kabupaten Lombok Timur, beberapa waktu lalu.
SUMBAWA-Pembangunan pabrik penggilingan padi modern atau Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Sumbawa memasuki tahap akhir. Infrastruktur pascapanen milik Perum Bulog itu ditargetkan beroperasi awal tahun depan.

"Sesuai kontrak pekerjaan akan berakhir November 2022. Kemudian kita uji coba pada Desember dan Januari 2023, maka kita akan beroperasi pada Februari (2023)," kata Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB Abdul Muis, Rabu (28/9).

Dia menjelaskan, MRMP mampu menyerap seluruh hasil panen gabah petani untuk ditampung dan dikeringkan oleh mesin pengering dan disimpan di mesin silo. Serta dapat menghasilkan beras premium yang dijual dengan harga setara kualitas medium. Selain itu, kehadiran pabrik ini akan meminimalisasi potensi tengkulak dan membantu kesejahteraan petani. "Dengan mesin proses seperti ini kita akan mendapatkan kualitas beras medium maupun premium. Artinya nanti beras yang akan dihasilkan, kita bisa dapatkan beras utuh tanpa broken, tanpa menir, tanpa butir-butiran kecil," jelasnya.

Adanya pabrik MRMP ini, kata dia, Bulog akan mampu menghasilkan beras berkualitas premium. Beras NTB nanti bisa menebus pasar luar atau ekspor. Mengingat NTB juga menyuplai beras ke beberapa daerah untuk memenuhi kebutuhan daerah tersebut. "Betul (bisa ekspor beras, Red), kita memang berharap yang dihasilkan nanti akan menghasilkan beras kualitas premium yang bisa kita ekspor," imbuh Abdul Muis.

Menurutnya, proyek MRMP ini sendiri baru ada lima unit se Indonesia dan tersebar di Jawa sebanyak tiga unit, Sumatera, dan NTB masing-masing satu unit. "Inilah yang menjawab keyakinan pemerintah bahwa memang provinsi NTB menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat," bebernya. (ewi/r8)  Editor : Administrator
#bulog #MRMP #Sumbawa #penggilingan padi