Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas PUPR NTB Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jelang WSBK

Rury Anjas Andita • Kamis, 6 Oktober 2022 | 11:30 WIB
H Ridwan Syah. (DIDIT/LOMBOK POST )
H Ridwan Syah. (DIDIT/LOMBOK POST )
MATARAM-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan infrastruktur sudah siap untuk event World Superbike (WSBK) Mandalika 2022. ”Insya Allah. Rata-rata progresnya sudah di atas 95 persen,” kata Kepala Dinas PUPR NTB Ridwan Syah.

Peningkatan infrastruktur dilakukan Dinas PUPR untuk mendukung suksesnya WSBK Mandalika 2022. Seperti ruas jalan Kuta-Keruak sepanjang 5,3 kilometer berupa 2 jalur dan 4 lajur telah mencapai 95 persen. Tinggal menyisakan finishing berupa pengecatan di sisi jalan.

Ada juga penataan koridor di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Yakni bundaran dan median jalan yang telah rampung dikerjakan Bidang Cipta Karya. Selain ruas jalan, relokasi 120 rumah warga yang berada di bagian dalam Pertamina Mandalika International Street Circuit juga telah selesai.

”Termasuk di dalamnya pekerjaan yang dilakukan BWS terkait pengendalian banjir, insya Allah sudah selesai,” ujarnya.

Ridwan mengatakan pembenahan infrastruktur yang dilakukan untuk mewujudkan harapan presiden hingga gubernur NTB. Yang menginginkan di WSBK Mandalika 2022 nanti tidak boleh terjadi banjir, kumuh, serta kemacetan.

”Mudah-mudahan ini bisa terwujud,” harap Ridwan.

Dibandingkan dengan MotoGP pada Maret lalu, Ridwan menyebut infrastruktur untuk WSBK sudah jauh lebih siap. Saat MotoGP, katanya, sarana prasarana infrastruktur masih terbatas. Seperti saluran drainase hingga soal fasilitas jalan yang belum tuntas.

Belajar dari pengalaman penyelenggaraan MotoGP, pemerintah terus meningkatkan fasilitas infrastruktur. Guna menunjang penyelenggaraan WSBK pada November nanti.

Ridwan melanjutkan, panitia daerah telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB mengenai rekayasa lalu lintas. Pengaturan arus kendaraan yang keluar masuk kawasan dipastikan dengan baik.

”Meskipun saat WSBK ini diperkirakan penontonnya tidak sebanyak MotoGP, tapi tetap harus dipikirkan kemungkinan terburuknya,” jelasnya.

Dari hasil evaluasi di sektor transportasi, kemacetan bukan saja bersumber pada kapasitas ruas jalan yang tidak mampu menampung arus kendaraan. Tapi juga soal kecukupan lapangan parkir di kawasan Mandalika.

Kondisi tersebut telah ditindaklanjuti Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan membangun titik-titik baru, untuk lokasi parkir. Berada di wilayah timur kawasan Mandalika.

”Jalan-jalan masuk juga sudah diperlebar di luar sirkuit. Di dalam kawasan sudah cukup memadai. Jadi kami optimis, kekurangan di MotoGP dan WSBK tahun lalu, bisa kami tekan,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, pemprov tetap mengupayakan agar event WSBK 2022 tetap ramai penonton. Salah satunya dengan mengupayakan penonton MotoGP di Malaysia pada 23 Oktober, untuk bisa bergeser ke Lombok dan menonton WSBK Mandalika pada 11 November.

”Pemprov masih tetap proaktif untuk itu. Jarak waktunya kan dekat dengan MotoGP Malaysia, jadi itu diusahakan agar WSBK Mandalika tidak kalah ramai dengan MotoGP Malaysia,” kata Zul. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#WSBK #Sirkuit Mandalika #Infrastruktur #Dinas PUPR NTB