Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akhir Oktober, dari Lombok Bisa Langsung Terbang ke Jogja dan Makassar

Rury Anjas Andita • Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:00 WIB
BUS GRATIS: Penonton World Superbike memanfaatkan fasilitas bus gratis yang disediakan Pemprov NTB, beberapa waktu lalu. (Ivan/Lombok Post)
BUS GRATIS: Penonton World Superbike memanfaatkan fasilitas bus gratis yang disediakan Pemprov NTB, beberapa waktu lalu. (Ivan/Lombok Post)
MATARAM-Pemprov NTB gencar membuka rute-rute penerbangan langsung internasional menuju Lombok. Upaya serupa akan dilakukan terhadap penerbangan domestik.

”Yang domestik juga tidak kalah pentingnya,” kata Sekda NTB Lalu Gita Ariadi.

Sebelum pandemi covid, bandara di Lombok sempat melayani penerbangan langsung dengan rute menuju Jogjakarta; Solo; hingga Semarang. Namun, rute ini menghilang seiring dengan langkah perampingan yang dilakukan maskapai akibat pandemi covid.

Gita mengatakan, rute-rute penerbangan langsung domestik yang mati suri akan dihidupkan kembali. Seperti Jogja-Lombok yang rencananya akan kembali dilayani mulai 28 Oktober. ”Kawasan Joglo Semar, itu dari Jogja, Solo, dan Semarang akan terkoneksi dengan baik ke Lombok dengan penerbangan domestik,” tuturnya.

Rute domestik lain, yang langsung terbang menuju Lombok, disebut Gita terus diperjuangkan pemprov. Seperti Lombok-Bandung dan Lombok-Makassar. Juga Lombok-Balikpapan, sebagai upaya memudahkan aksesibilitas dari NTB menuju Ibu Kota Negara (IKN). ”Yang ke IKN itu harus mulai diupayakan dari sekarang,” sebut Gita.

Provinsi NTB membutuhkan lebih banyak penerbangan langsung. Pesawat-pesawat dengan rute domestik yang mendarat di Bandara Lombok. Kata Gita, dengan semakin banyak direct flight, membuat masyarakat mudah untuk datang ke NTB yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

”Tentu ada banyak multiplier efeknya, sektor pariwisata akan menggeliat dan bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi daerah,” tandas Gita.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan, rute penerbangan domestik yang sudah tembus adalah Jogja dan Makassar. Akan dilayani maskapai Super Air Jet.

”Yang rute Jogja itu 28 Oktober. Sementara Makassar kemungkinan mulai 29 atau 30 Oktober,” kata Faozal.

Penambahan rute domestik lain, di luar Jogjakarta dan Makassar, tetap diupayakan. Namun, sebelum ke arah sana, Faozal menyebut dishub akan lebih dulu fokus pada penerbangan Bali-Lombok.

”Ke Bali masih terlalu tinggi (harga tiketnya). Itu yang kami coba untuk turunkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Yusron Hadi meyakini dibukanya rute penerbangan Lombok-Jogjakarta akan membawa dampak positif bagi NTB. ”Di sana kan banyak penerbangan internasional juga. Jadi kalau ada direct flight dari Jogja ke Lombok, itu bisa berdampak positif bagi pelancong ke NTB,” katanya.

Dengan rute baru tersebut, wisatawan yang tiba di Jogjakarta memiliki opsi untuk melanjutkan liburannya ke Pulau Lombok dan Sumbawa di Provinsi NTB. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Jogjakarta #makassar #penerbangan domestik #Bandara Lombok