Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mandalika Jadi Pusat Ekonomi Baru, Ini Respons DPRD NTB

Rury Anjas Andita • Jumat, 2 Desember 2022 | 11:30 WIB
DESTINASI INDAH: Dua anak bermain di pantai di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Keindahan destinasi di Mandalika membuka konektivitas transportasi kapal cepat dari Bali. (Ivan/Lombok Post)
DESTINASI INDAH: Dua anak bermain di pantai di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Keindahan destinasi di Mandalika membuka konektivitas transportasi kapal cepat dari Bali. (Ivan/Lombok Post)
MATARAM-Pernyataan Presiden RI Joko Widodo menyebut bahwa KEK Mandalika menjadi episentrum ekonomi baru di wilayah Indonesia bagian timur mendapat respons positif dari DPRD NTB.

“Ini merupakan apresiasi terhadap keberhasilan NTB dengan program pemulihan ekonomi pascapandemi covid,” kata Wakil Ketua III DPRD NTB Yek Agil Al Haddar, Kamis (1/12).

Untuk itu, Yek Agil mendorong, agar seluruh lapisan masyarakat membangun semangat dan sikap optimisme. Kemudian, memaksimalkan komunikasi dan kolaborasi semua stakeholder. Termasuk, meningkatkan kualitas atau keterampilan dan memberikan peran semaksimal mungkin terhadap produk lokal dalam semua event dan aktivitas ekonomi di NTB. Baik itu seni budaya, hasil alam, UMKM dan IKM.

"Hingga membuat kebijakan dan program untuk lebih banyak lagi dalam enarik investor masuk ke NTB," terang politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sementara APV Site Operation The Mandalika I Made Pari Wijaya mengatakan, Mandalika bukan hanya sebagai episentrum ekonomi dan pariwisata untuk Indonesia wilayah timur. Kondisi Mandalika tak jauh berbeda dengan Nusa Dua Bali era tahun 1973. Apa yang dilakukan saat itu adalah membuat masterplan sebagai payung hukum pengembangan Nusa Dua Bali.

"Hal yang sama kita terapkan di Mandalika, bentuk masterplan untuk payung hukum," ucapnya.

Selain itu, menciptakan destinasi-destinasi wisata yang saling melengkapi. Yang bersinergi pula dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Tak kalah penting bagaimana pembangunan infrastruktur Mandalika tak jauh beda dengan Nusa Dua Bali yang berstandar internasional, termasuk pelayanan, operator hingga sumber daya manusia," tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Lalu Gita Ariadi menuturkan, sebagai kawasan yang dikembangkan dengan konsep sport tourism, Mandalika saat ini menjadi epinsentrum baru ekonomi di NTB. Tetapi Mandalika dengan ajang kelas dunianya, tidak boleh berjalan sendiri. Kawasan lain di Lombok dan NTB bersama masyarakat lokalnya, harus dilibatkan sehingga turut berkembang dan merasakan dampaknya.

"Presiden mengapresiasi bahwa Mandalika kedepan salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi nasional yang akan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah kita," ucapnya.

Melihat hal ini, maka daerah harus berani bertaruh dengan menyukseskan segala gelaran event nasional dan internasional yang digelar di sirkuit tersebut. (ewi/r5)  Editor : Rury Anjas Andita
#pusat ekonomi #Sirkuit Mandalika #Indonesia Timur #KEK Mandalika