“Kita berharap dari kegiatan ini akan lahir pembalap yang dapat tampil mewakili Indonesia pada kancah internasional, seperti MotoGP, WSBK atau yang lainnya,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto saat menutup event tersebut.
Kapolda mengatakan, bukan hanya pembalap yang dapat kesempatan berkompetisi di ajang ini. Para mekanik pun dapat menyalurkan ilmunya dengan memodifikasi kendaraan agar bisa menjadi yang tercepat.
“Memodifikasi kendaraan, melakukan tune up dan mengendarai kendaraan ini dibutuhkan keahlian, adanya kegiatan ini, keahlian mereka dapat tersalurkan,” katanya.
Salah satu peserta drag race mobil Edi Sopyan mengaku puas bisa mengikuti ajang ini. “Dengan adanya kegiatan ini, kami para pencinta otomotif, dapat merasakan aspal sirkuit bertaraf Internasional ini,” ungkapnya.
Dengan usia 60 tahun, Edy Sopyan mengaku puas meski finish di urutan ke-4. Apalagi dia mampu mengalahkan pembalap-pembalap muda.
Sementara Vice President Operations & Motorsport MGPA Muhamad Wahab menyampaikan rasa bangga pihkanya dapat berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan IMI menyelenggarakan event ini. Sehingga masyarakat lokal dapat merasakan sensasi balapan di sirkuit internasional ini. “Kami dan Polri bekerja sama sehingga masyarakat lokal, dapat merasakan sensasi balapan di sirkuit internasional ini,” ujarnya.
Pada ajang drag bike dan drag race piala Kapolda NTB tahun 2023 ada dua nama yang menjadi juara umum. Yaitu Dany Agung asal Medan keluar sebagai juara Drag Race Mobil Mandalika. Sementara juara Drag Bike kendaraan roda dua diraih oleh Nofal Bayok, pembalap asal Praya, Lombok Tengah.
Kejuaraan ini diikuti 500 lebih peserta Drag Bike dan 70 lebih peserta untuk Drag Race Mobil. Mereka berasal dari NTB, Pulau Bali, Jawa, dan Sumatera. (*/r1) Editor : Administrator