Rekrutmen tersebut telah berlangsung di empat kota. Jakarta, Mataram, Denpasar, dan Surabaya. Di Mataram, interview kerja digelar selama dua hari. Sejak Jumat (17/3), calon tenaga kerja diberikan sosialisasi mengenai penempatan kerja serta persiapan interview. Sabtu (18/3), interview berlangsung di salah satu hotel di Mataram.
Dijelaskannya, interviw diikuti oleh ratusan masyarakat terutama lulusan pendidikan vokasi. Seperti Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tunah Kanak, P4M, LPKN, lulusan SMK pariwisata dan kalangan umum. ”Interview ini juga diikuti mantan pekerja kemudian ingin kembali bekerja di luar negeri,” imbuhnya.
”Interview ini adalah gelombang kedua, karena sebelumnya sudah ada 60 anak dari NTB yang telah bekerja di McDonald Dubai,” kata dia.
Rekrutmen ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat NTB, lantaran McDonalds membutuhkan 4.000 karyawan untuk ditempatkan di gerai restoran cepat saji tersebut di seluruh UEA.
”Kami ingin talenta-telanta muda yang siap bekerja ini, mendapatkan pekerjaan yang baik dan menjamin kelangsungan hidup mereka,” jelasnya.
Hasil interview langsung diumumkan saat itu juga. Setidaknya, 96 orang dinyatakan lulus dan siap bergabung untuk bekerja di McDonalds UAE.
”Setelahnya nanti ada proses lagi, hingga penandatangan kontrak dan di tempatkan untuk bekerja,” pungkasnya.
HRD McDonalds UAE Ziad Elzailaa mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada mereka yang siap dan fasih dalam berkomunikasi. ”Kita tahu, wisatawan yang datang ke UEA dari berbagai negara, dan tentu saja karyawan harus fasih dan pintar berkomunikasi,” jelasnya.
HRD McDonalds UAE Samir Arnaout juga menambahkan, dalam merekrut karyawan, pihaknya melihat bagaimana karakter seseorang. ”Bergabung dengan kami, mulai dari gaji, perlindungan, keamanan dan fasilitas lain tentu akan didapatkan oleh karyawan tersebut,” terangnya. (yun/r9/*) Editor : Administrator