RSUD NTB meraih penghargaan kategori Rumah Sakit dengan Penanganan Covid-19 terbaik dan Laboratorium dengan Performa Pemeriksaan Covid19 terbaik. Ajang penghargaan yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo ini diberikan kepada direktur rumah sakit, kepala pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan kepala laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) yang berkontribusi positif untuk masyarakat dan lingkungan dalam berjuang mengendalikan Pandemi Covid-19.
“Tentunya kami bangga penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan jerih payah seluruh civitas hospitalia RSUD Provinsi NTB yang luar biasa bahu membahu berjuang pada Saat Pandemi Covid-19 sehingga NTB bisa bangkit,” ungkap Direktur RSUD Provinsi NTB dr. HL Herman Mahaputra.
RSUD Provinsi NTB menjadi satu-satunya rumah sakit yang mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Hal ini menurut Dokter Jack bukan hanya berkat kerja keras civitas rumah sakit tetapi semua elemen masyarakat.
“Ini juga berkat kerja keras dan bantuan TNI-POLRI, kepala daerah, gubernur, wali kota, bupati dan dukungan rumah sakit anggota PERSI. Makanya kita satu-satunya rumah sakit yang mendapatkan penghargaan dobel,” ucapnya.
Yang paling terasa membantu pihak RSUD Provinsi NTB dalam menangani pandemi menurut Dokter Jack adalah TNI-Polri serta tokoh masyarakat ikut sama-sama berkerja memberikan yang terbaik. Mereka tiada henti turun mensosialisasikan agar warga mau melaksanakan vaksinasi mencegah penularan Covid-19. Ditambah komitmen kepala daerah membuat penanganan pandemi Covid-19 di NTB relatif berjalan lancar dan mudah.
“Ini kerja kolektif bersama. Tanpa dukungan semua pihak, kami tidak akan mendapatkan penghargaan ini,” ucap pria yang juga menjabat Ketua Ikatan Motor Idonesia (IMI) NTB tersebut.
Totalitas dalam pelayanan RSUD Provinsi NTB menjadi rumah sakit darurat dan rumah sakit rujukan dinilai pemerintah pusat menjadi teladan. Terlebih pada saat kiris oksigen katika pasien Covid-19 membludak, RSUD NTB menjadi yang paling depan menemukan rumus efisiensi kebutuhan oksigen. “Terima kasih untuk semua pihak dan masyarakat NTB yang telah mendukung kami di RSUD NTB,” ungkap Dokter Jack.
Acara PPKM Award ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan jajaran menteri terkait. Presiden Jokowi dalam pidatonya menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu negara dan masyarakat melewati masa sulit saat pandemi.
“Tiga tahun yang lalu ketika pandemi covid-19 masuk ke Indonesia kita semuanya merasakan dan kita semuanya bekerja keras untuk menyelamatkan rakyat kita,” ucapnya.
Pemerintah saat itu harus mengevakuasi masyarakat yang ada di luar negeri. Kemudian membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan lain sebagainya. Indonesia bersama seluruh negara di dunia tidak punya banyak pengalaman menghadapi pandemi dan harus masih belajar. Namun dengan kerja sama dan dukungan masyarakat, semua kini bisa dilewati.
“Semua masukan dan kritikan saya dengarkan dan tidak mudah untuk mengambil keputusan yang tepat. Bapak ibu semua yang hadir saat ini adalah bagian dari perjuangan yang telah kita lakukan,” ungkap Presiden Jokowi.
Dokter Jack hadir menerima penghargaan PPKM Award bersama Sekda Provinsi NTB HL Gita Ariadi dan Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Provinsi NTB dr. Laily Indrayanti. (ton/ADV) Editor : Administrator