Pejabat eselon II yang akan memasuki pensiun, diawali Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB T Wismaningsih Drajadiah. Wisma akan purna tugas per 1 April 2023.
Setelah Wisma, Madani Mukarom akan masuk pensiun pada Mei nanti. Saat ini, Madani menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Sosial Kemasyarakatan. Pada Juni, disusul Asisten II Setda NTB dr Nurhandini Eka Dewi. Terakhir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB Ridwan Syah pada Juli.
Nasir mengatakan, akan ada pelaksana tugas (Plt) yang akan mengisi jabatan yang ditinggalkan. Namun hanya bersifat sementara. Setelah itu, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan membuka seleksi terbuka melalui tim panitia seleksi (Pansel).
Seleksi terbuka rencananya dilakukan Juni mendatang. Hanya saja belum final. Rencana ini berdasarkan konsultasi BKD dengan wakil gubernur NTB. Kata Nasir, setelah dari wagub, BKD akan menghadap gubernur untuk mengkonsultasikan rencana seleksi terbuka.
”Soal pansel belum final waktunya. Kalau sudah lengkap arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur, baru kami bisa pastikan,” jelas Nasir.
Kata Nasir, arahan dari gubernur dan wakil gubernur akan ditindaklanjuti ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Konsultasi ini untuk mengantisipasi timbulnya persoalan dari kebijakan gubernur dan wakil gubernur yang merotasi pejabatnya menjelang berakhir masa jabatan.
”Supaya tidak lagi muncul problem. Jadi kami akan konsultasi ke KASN,” tandasnya. (dit/r5) Editor : Rury Anjas Andita